Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Sejarah Hari Ini: Amerika Serikat Ambil Alaska

Selasa 18 Oct 2022 09:22 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha

Alaska (ilustrasi). Pada 18 Oktober 1867, Amerika Serikat (AS) resmi mengambil Alaska setelah membeli wilayah itu dari Rusia sebesar 7,2 juta dolar atau kurang lebih dua sen per hektare.

Alaska (ilustrasi). Pada 18 Oktober 1867, Amerika Serikat (AS) resmi mengambil Alaska setelah membeli wilayah itu dari Rusia sebesar 7,2 juta dolar atau kurang lebih dua sen per hektare.

Foto: Pixabay
AS membeli 586.412 ribu mil persegi wilayah Alaska.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 18 Oktober 1867, Amerika Serikat (AS) resmi mengambil Alaska setelah membeli wilayah itu dari Rusia sebesar 7,2 juta dolar atau kurang lebih dua sen per hektare. Masyarakat pribumi telah mendiami wilayah itu selama ribuan tahun.

AS membeli 586.412 ribu mil persegi wilayah Alaska, dua kali luas Texas. Pembelian ini didorong Menteri Luar Negeri William Henry Seward yang ekspansionis di bawah pemerintahan mantan Presiden Andrew Johnson.

Baca Juga

Dikutip dari History pada Senin (18/10/2022), Rusia ingin menjual Alaska yang terpencil dan sulit dipertahankan ke AS dibandingkan harus kehilangan wilayah itu dalam perang. Negosiasi antara Seward dan Menteri Rusia untuk AS, Eduard de Stoeckl dimulai pada Maret 1867. Tapi rakyat Amerika yakin Alaska tandus dan tidak berharga.

Pembelian Alaska dikenal sebagai "Kebodohan Seward" dan "Taman Beruang Kutub Andrew Johnson" dan beberapa sebutan hinaan lainnya. Perlawanan terhadap proyek ini merupakan produk sampingan dari ketidakpopuleran Andrew Johnson. Presiden AS ke-17 itu berjuang melawan Republikan Radikal di Kongres mengenai kebijakan Rekonstruksi pasca Perang Sipil.

Ia kemudian dimakzulkan pada tahun 1868 tapi berhasil lolos dengan satu suara. Kongres akhirnya meratifikasi kesepakatan Alaska.

Opini masyarakat tentang pembelian itu berubah positif setelah ditemukannya emas di Nome pada tahun 1899. Penemuan ini memicu demam emas, Alaska kemudian menjadi negara bagian ke-49 pada 3 Januari 1959 dan kini dikenal dengan sumber daya alamnya yang berlimpah.

Kini 25 persen minyak dan lebih dari 50 persen boga bahari AS berasal dari Alaska. Negara bagian itu juga terbesar yang luasnya satu-perlima dari gabungan 48 negara bagian meski yang paling rendah tingkat kepadatannya.

Nama Alaska berasal dari alyeska dalam bahasa Aleut yang artinya tanah hebat. Alaska memiliki dua hari libur negara bagian.

Satu hari Seward yang dirayakan pada Senin terakhir bulan Maret untuk memperingati pembelian negara bagian itu pada 30 Maret 1867. Kemudian hari Alaska pada 18 Oktober untuk memperingati resminya wilayah itu menjadi milik AS. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA