Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Kecewa dengan Hasil El Clasico, Presiden Barcelona Laporta Geruduk Ruang Ganti Wasit

Senin 17 Oct 2022 08:54 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Presiden Barcelona Joan Laporta.

Presiden Barcelona Joan Laporta.

Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
Laporta merujuk pada sejumlah keputusan wasit Sanchez Martinez yang kontroversial.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden Barcelona, Joan Laporta, dilaporkan mendatangi ruang ganti wasit pascaBarcelona dibekuk Real Madrid, 1-3, dalam laga el clasico edisi perdana musim ini, Ahad (16/10/2022) malam WIB. Laporta dilaporkan berusaha meminta penjelasan wasit terkait sejumlah keputusan di atas lapangan.

Laporta agaknya merujuk pada sejumlah keputusan wasit Sanchez Martinez yang dianggap kontroversial, terutama soal hadiah penalti buat Los Blancos. Madrid, yang tampil sebagai tuan rumah di laga itu, memang sempat mendapatkan hadiah tendangan penalti, tepatnya pada menit ke-91.

Baca Juga

Martinez menunjuk titik putih usai melakukan review VAR terhadap insiden pelanggaran yang terjadi antara Eric Garcia dengan Rodrygo. Berdasarkan review VAR tersebut, Garcia kedapatan menginjak kaki Rodrygo di dalam kotak penalti.

Ujungnya, Madrid mendapatkan hadiah tendangan penalti. Tendangan penalti itu dieksekusi dengan baik oleh Rodrygo.

Gol penyerang asal Brasil itu sekaligus menjadi gol penutup dalam kemenangan meyakinkan Los Blancos atas Blaugrana tersebut. Namun, itu bukan satu-satunya momen yang kabarnya dikritisi oleh Laporta.

Pengganti Joseph Maria Bartemou itu juga dilaporkan kecewa dengan keputusan Martinez yang tidak memberikan tendangan penalti buat Blaugrana pada pertengahan babak kedua. Pasalnya, Dani Carvajal dinilai melakukan pelanggaran terhadap Robert Lewandowski. Namun, wasit tetap melanjutkan laga.

Pasca-laga, Laporta pun langsung menuju ruang ganti wasit dan meminta penjelasan terkait alasan pengambilan keputusan-keputusan tersebut. Aksi Laporta itu pun diungkapkan Martinez dalam laporan pasca-pertandingan.

''Insiden lain, begitu pertandingan selesai, ofisial pertandingan menemukan Presiden Barcelona, Joseph Maria Bartemou, berusaha untuk masuk dalam ruang ganti. Dia berulang kali meminta penjelasan terkait beberapa situasi yang terjadi selama laga,'' tulis laporan Martinez itu seperti dilansir Marca, Senin (17/10/2022).

Kendati begitu, setelah diminta oleh para ofisial pertandingan, Laporta bersedia meninggalkan ruang ganti wasit. Ofisial pertandingan, lanjut Martinez, merasa tidak perlu mengambil langkah lebih jauh tanpa harus memaksa Laporta meninggalkan ruang ganti wasit.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA