Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Presiden Jokowi: Pemerintah dan FIFA akan Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia

Jumat 07 Oct 2022 22:18 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Endro Yuwanto

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi menyampaikan, pemerintah dan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi menyampaikan, pemerintah dan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.

Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
Jokowi memastikan Indonesia tak dikenakan sanksi oleh FIFA pascatragedi Kanjuruhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, pemerintah dan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. Selama proses pembentukan tim transformasi sepak bola Indonesia, FIFA akan berkantor di Indonesia.

Hal itu menjadi salah satu poin dalam surat yang dikirimkan oleh FIFA kepada Jokowi sebagai tindak lanjut pembicaraan per telepon yang dilakukan Jokowi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada 3 Oktober 2022 lalu.

Baca Juga

“FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut,” ujar Jokowi dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Selain itu, dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA pascatragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022 lalu. “Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah.

Langkah-langkah tersebut yakni membangun standar keamanan di seluruh stadion di Indonesia; memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional; melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama; mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada; serta memberikan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Jokowi menyebut, Presiden FIFA Gianni Infantino pun direncanakan akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat untuk berdiskusi dengan pemerintah. “Nanti, Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah,” tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA