Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Soal Habib Luthfi, Ketua PCNU Karawang Minta Maaf ke FPI

Jumat 07 Oct 2022 09:19 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang, Ahmad Ruhyat Hasbi alias Kang Uyan.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang, Ahmad Ruhyat Hasbi alias Kang Uyan.

Foto: Tangkapan layar
Ahmad Ruhyat Hasbi menyampaikan permohonan maaf kepada teman-teman FPI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang, Ahmad Ruhyat Hasbi alias Kang Uyan memohon maaf kepada Front Persaudaraan Islam (FPI) terkait pelarangan pencantuman logo di acara 'Karawang Bersholawat'. Video permintaan maaf tersebut viral di lini masa Twitter.

Sebelumnya, ia yakin jika ada logo FPI, Habib Luthfi bin Yahya tidak akan mau hadir di acara tersebut. Adapun kegiatan Karawang Bersholawat rencananya dihelat di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 18.30 WIB sampai selesai.

Dalam poster yang beredar, selain Habib Luthfi, hadir pula Habib Syaikhon alias Wan Sehan dan beberapa ulama, serta Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Aep Syaepuloh. Kang Uyan pun merasa khilaf sehingga perlu meminta maaf kepada FPI.

"Saya Ahmad Ruhyat Hasbi, Ketua PCNU Karawang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman FPI atas pernyataan saya bahwa Abah Lutfi tidak akan datang jika panitia Karawang Bersholawat mencantumkan logo FPI," katanya dalam video viral dikutip di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Baca juga : Habib Hasan bin Ismail Al Muhdhor: Suami Seharusnya tidak Perhitungan kepada Istri

Kang Uyan menyampaikan rasa permintaan maaf yang tulus. Dia merasa NU dan FPI sama-sama menganut paham ahlussunnah wal jamaah. Kang Uyan pun menegaskan, jika hubungan persaudaraan di kalangan umat Islam harus dijaga.

"Oleh karena itu, maka sekali lagi itu adalah kekhilafan saya, dan saya sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman FPI, mari kita jaga ukhuwah Islamiyah. Saya buat video ini tanpa tekanan dari siapapun hanya semata-mata demi menjaga ukhuwah Islamiyah sama-sama menganut ahlussunnah wal jamaah, sama-sama pecinta habaib, pecinta sholawat dan maulid. Terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ujar Kang Uyan.

 

Baca juga : Penembakan di Thailand: 'Mereka adalah Anak-Anak Kecil yang Sedang Tidur'

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA