Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Masih Muda, Mengapa Orang Juga Bisa Kena Serangan Jantung?

Kamis 06 Oct 2022 22:11 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pemeriksaan jantung (Ilustrasi). Faktor risiko penyakit jantung meliputi faktor yang bisa dimodifikasi dan tidak bisa dimodifikasi.

Pemeriksaan jantung (Ilustrasi). Faktor risiko penyakit jantung meliputi faktor yang bisa dimodifikasi dan tidak bisa dimodifikasi.

Foto: www.freepik.com
Pria disebut terkena serangan jantung usia muda jika berusia di bawah 55 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serangan jantung bisa terjadi pada orang berusia muda. Itu bisa terjadi bila faktor risiko sudah muncul sejak awal atau bila ada faktor genetik penyakit jantung.

"Bila faktor risiko sudah muncul pada usia yang lebih muda, maka sangat mungkin serangan jantung juga akan terjadi pada usia yang lebih muda," kata dokter jantung Azlan Sain dari RSUD Kabupaten Indramayu kepada Antara, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga

Orang-orang yang terkena serangan jantung pada usia muda rata-rata punya faktor risiko genetik penyakit jantung. Itu dibuktikan dengan adanya orang tua atau saudara sekandung yang meninggal akibat serangan jantung pada usia lebih muda.

Pada laki-laki, usia yang lebih muda artinya di bawah 55 tahun, sementara pada perempuan artinya di bawah 65 tahun. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan faktor risiko penyakit jantung meliputi faktor yang bisa dimodifikasi dan tidak bisa dimodifikasi.

Faktor yang tak bisa dimodifikasi berupa usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dengan serangan jantung yang meninggal pada usia yang lebih muda. Sementara itu, faktor risiko yang dapat dimodifikasi berupa obesitas, merokok, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih, kadar lemak berlebih (dislipidemia), serta stres yang berlebihan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA