Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Sejarah Kota Purwokerto Dibedah di UMP

Kamis 06 Oct 2022 20:28 WIB

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad

Banyumas Institute Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Bedah Buku Sejarah Kota Purwokerto di Aula A.K Anshori, UMP, Kamis (6/10/2022).

Banyumas Institute Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Bedah Buku Sejarah Kota Purwokerto di Aula A.K Anshori, UMP, Kamis (6/10/2022).

Foto: UMP Purwokerto
Jangan pernah lupa sejarah karena sejarah adalah perjalanan hidup dari tokoh sejarah

REPUBLIKA.CO.ID,PURWOKERTO - Banyumas Institute Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerjasama dengan Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP dan HMPS Pendidikan Sejarah menggelar Bedah Buku Sejarah Kota Purwokerto di Aula A.K Anshori, Kamis (6/10/2022).

Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Sumber Daya Manusia Dr. Anwar Ma'ruf, S.T., M.T. mengingatkan agar jangan pernah lupakan sejarah karena sejarah adalah perjalanan hidup dari tokoh sejarah.

Baca Juga

“Ada istilah jas merah: jangan melupakan sejarah. Kenapa kita harus belajar sejarah karena tentu dalam rangka untuk melihat bagaimana perjalanan hidup tokoh yang ada atau tokoh pelaku sejarahnya baik yang baik maupun yang buruk, tentu yang baik harus kita ikuti dan yang buruk harus kita tinggalkan," ujar Dr. Anwar Ma'ruf.

Sementara itu, Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein melalui Kabag Kesra Setda Banyumas Drs. Suwondo Geni mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri, demikian juga kita sebagai masyarakat Kabupaten Banyumas atau Purwakerta. Kita perlu melihat kembali sejarah dan perjalanan terbentuknya Kota Purwokerto,” kata Bupati.

Ia menjelaskan, tujuan sejarah bukan hanya pada dimilikinya rasa nasionalisme dan ilmu pengetahuan saja. Namun, sejarah dapat membantu pengembangan orang lain dan masyarakat akan suatu peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar kita.

Lebih lanjut ia mengatakan bedah buku yang dilaksanaan di UMP menjadi sarana yang efektif dalam memahami, menggali dan mensosialisasikan makna yang terkandung dalam buku Sejarah Kota Purwokerto ini. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA