Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

McDonald's Kini Mulai Menerima Pembayaran dengan Bitcoin dan Tether di Swiss

Rabu 05 Oct 2022 20:47 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Bitcoin on hundred dollars bills (Unsplash/ Bermix Studio)

Bitcoin on hundred dollars bills (Unsplash/ Bermix Studio)

Langkah eksperimen ramah kripto dan memperkuat adopsi kripto di Eropa Barat.

McDonald's sebagai tempat penyedia makanan cepat saji multinasional kini mulai menerima Bitcoin (BTC) sebagai salah satu metode pembayarannya.

Sistem pembayaran menggunakan BTC ini kini sudah mulai diaplikasikan di Kota Lugano, sebuah wilayah di Swiss yang berbahasa Italia dengan jumlah penduduk mencapai 63.000 orang.

Dilansir dari Cointelegraph pada Rabu (5/10/2022), pada 3 Oktober lalu Majalah Bitcoin telah menggunggan sebuah video berdurasi satu menit di platform Twitter yang berisi tentang pemesanan makanan di kios digital McDonald's dan kemudian membayarnya di kasir reguler menggunakan aplikasi seluler. Dalam video tersebut kemudian diperlihatkan logo Tether (USDT) ke simbol Bitcoin pada mesin ATM kredit.

Baca Juga: Tingkat Hash Bitcoin Capai Tertinggi Sepanjang Masa Bersamaan dengan Nilainya yang Anjlok

Langkah ini merupakan suatu langkah mewujudkan eksperimen ramah kripto dan memperkuat adopsi kripto di Eropa Barat. Sebelumnya, kota Lugano juga telah mengumumkan pada Maret 2022 akan melegalkan pembayaran menggunakan Bitcoin, Tether, dan token LVGA.

Selain kota Lugano, McDonald's juga telah menerima pembayaran melalui BTC di El Savador, di mana negara tersebut telah menjadi negara pertama di dunia yang mengizinkan penggunaan BTC sebagai alat pembayaran yang sah pada September 2021. Di El Savador, McDonald's telah menerima pembayaran BTC di 19 gerainya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA