Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Menkominfo: Lebih dari 1.300 Jurnalis Mendaftar untuk KTT G20 di Bali

Rabu 05 Oct 2022 09:08 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Friska Yolandha

Media center G20. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan sudah lebih dari 1.000 jurnalis melakukan pendaftaran untuk pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali November mendatang.

Media center G20. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan sudah lebih dari 1.000 jurnalis melakukan pendaftaran untuk pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali November mendatang.

Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana
Kemenkominfo juga telah menyiapkan media center berkapasitas 1.500 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan sudah lebih dari 1.000 jurnalis melakukan pendaftaran untuk pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali November mendatang. Johnny mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah menyiapkan fasilitas untuk jurnalis yang akan meliput momentum puncak Presidensi G20 Indonesia itu. Termasuk media center untuk mendukung kelancaran peliputan selama KTT G20 berlangsung.

"Hingga 30 September 2022 pukul 08.00 WIB, sudah ada 1.337 jurnalis dari 215 media yang telah melakukan pendaftaran melalui website G20. Pengambilan ID para awak media dapat dilakukan pada 10-15 November 2022 di Hotel Courtyard," kata Johnny dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 dikutip dari siaran persnya, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga

Johnny menjelaskan mengenai ketentuan visa bagi jurnalis asing, yakni prosedur sesuai dengan acuan yang disepakati Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, penerbitan visa dapat menggunakan mekanisme B211A setelah mendapatkan rekomendasi dari kementerian dan lembaga terkait.

"Visa B211A berlaku bagi mereka yang akan mengunjungi Indonesia untuk tujuan kegiatan resmi pemerintah, pariwisata, kegiatan sosial dan budaya, olahraga, kegiatan bisnis dan komersial, kunjungan keluarga, kegiatan jurnalistik atau transit tanpa membutuhkan penjamin sebagai sponsor," ujarnya.

Dia mengatakan, bagi jurnalis atau media yang dibawa oleh Kepala Negara atau Official Traveling Press (OTP), terdapat fasilitasi berupa perpanjangan masa registrasi dan Visa Dinas dari Kementerian Luar Negeri. "Delegasi OTP biasanya menyiapkan media center khusus di hotel mereka, sehingga Kominfo hanya akan fokus memberikan fasilitasi di media center BICC," ujar Johnny.

Mantan anggota DPR ini menyatakan telah menyiapkan Media Center KTT G20 dengan kapasitas untuk 1.500 orang. Media Center berlokasi di Bali International Convention Center (BICC), Hotel Westin, Nusa Dua Bali dan akan beroperasi mulai tanggal 13-17 November 2022.

Menurut Menteri Johnny, Media Center tersebut terdiri dari dua lantai yang dilengkapi dengan tiga fasilitas utama berupa Workstation (Mangapura Hall), Conference Room (Auditorium), dan Viewing Room (Nusantara).

“Selama kegiatan KTT G20 berlangsung, Bapak Presiden Joko Widodo akan menyampaikan delapan kali media briefing setelah tiap-tiap sesi pertemuan selesai. Venue Media Briefing akan disiapkan di sekitaran Lobby Hotel Apurva," ujarnya.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu hadir pula Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko; Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi;  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno; Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; serta Kepala Badan Sandi dan Siber Negara, Hinsa Siburian.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA