Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Erick Thohir dan Presiden IOC Bahas Kontribusi Olahraga di Tengah Tantangan Global

Rabu 05 Oct 2022 06:50 WIB

Red: Gita Amanda

Menteri BUMN Erick Thohir, usai mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden IOC, Thomas Bach di Jenewa, Swiss, Senin (3/10/2022).

Menteri BUMN Erick Thohir, usai mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden IOC, Thomas Bach di Jenewa, Swiss, Senin (3/10/2022).

Foto: Kementerian BUMN
Jiwa sportivitas dan semangat kebersamaan di olahraga akan memicu kontribusi positif

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Erick Thohir menyatakan di tengah masalah dunia yang kian kompleks, tekanan ekonomi post Covid-19, dan geopolitik, olahraga internasional harus punya peran untuk mengatasi persoalan tersebut secara bersama-sama. Pria yang juga menjabat IOC Member yakin jiwa sportivitas dan semangat kebersamaan di olahraga akan memicu kontribusi positif untuk menghadapi tantangan tersebut.

"Tak hanya sektor ekonomi, sosial, dan politik. Olahraga internasional juga pasti menghadapi problem di tengah tekanan global yang kini terjadi. Terlebih agenda-agenda ajang olahraga dunia harus tetap digelar, dan kondisi global pasti akan memberikan pengaruh," ujar Erick Thohir, usai mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden IOC, Thomas Bach di Jenewa, Swiss, Senin (3/10/2022).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Erick berkesempatan menyampaikan salam dan surat khusus dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden IOC Thomas Bach. Selain itu, juga didiskusikan beberapa solusi agar olahraga dunia tetap bertahan dalam menghadapi tekanan global yang  diprediksi masih terus terjadi.

"Kuncinya, kita harus bersatu, saling kolaborasi, dan sinergi, baik antar federasi olahraga internasional maupun juga antarnegara melalui olahraga, sehingga problem dan kendala yang pasti timbul karena tantangan global ini kita bisa hadapi bersama," kata Erick, seperti dalam siaran persnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA