Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

25 Makam di TPU Sirnaraga Tergerus Akibat Kirmir Jebol

Rabu 05 Oct 2022 01:30 WIB

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Christiyaningsih

Kirmir yang berada di tempat pemakaman umum (TPU) Sirnaraga, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung tergerus air sungai akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, Selasa (4/10/2022). Akibatnya sebanyak 25 makam tergerus dengan tujuh diantaranya mengalami rusak parah.

Kirmir yang berada di tempat pemakaman umum (TPU) Sirnaraga, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung tergerus air sungai akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, Selasa (4/10/2022). Akibatnya sebanyak 25 makam tergerus dengan tujuh diantaranya mengalami rusak parah.

Foto: Istimewa
Kirmir yang berada di TPU Sirnaraga jebol akibat hujan dengan intensitas tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Kirmir (tanggul penahan) yang berada di tempat pemakaman umum (TPU) Sirnaraga, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung tergerus air sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi, Selasa (4/10/2022). Akibatnya sebanyak 25 makam tergerus dengan tujuh di antaranya mengalami rusak parah.

"Iya, ada kirmir yang roboh. Jadi kirmir itu membatasi jalan setapak sekitar 1,25 meter sampai 1,5 meter, jadi sebetulnya yang tergerus itu adalah jalan setapak. Nah lebarnya sekitar 1,25 meter dan panjangnya 30 meter dan tingginya 3,5 meter, itu lokasi yang longsornya," ujar Kepala UPT Pemakaman Wilayah 3 Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi, dan Tata Ruang Kota Bandung Saeful Iman.

Baca Juga

Ia mengatakan pihaknya telah menemukan 25 makam yang terdampak akibat kirmir yang tergerus dan jebol. Dari total 25 makam, terdapat 10 makam yang mengalami kerusakan.

"Dari 10 yang rusak itu ada tujuh yang kita rencanakan akan kita pindahkan, terdiri dari lima makam anak-anak dan dua makam dewasa," katanya.

Pihaknya memastikan tidak terdapat jenazah yang hanyut. Namun Saeful mengungkapkan terdapat kain kafan jenazah yang terlihat karena tanahnya tergerus.

"Kita pastikan tidak ada jenazah yang hanyut, yang ada hanya ada tiga makam yang bagian dari jenazah itu terlihat karena tanahnya tergerus, kain kafannya. Ada tiga makam," jelasnya.

Saeful mengatakan pihaknya tengah mengidentifikasi tujuh jenazah yang akan dipindahkan makamnya. Termasuk menghubungi para ahli waris terkait pemindahan jenazah.

"Kita beritahukan untuk rencana kita pindahkan. Besok kita akan melihat lokasi yang memungkinkan untuk dipindahkan, jadi kita perkirakan ada tujuh yang harus kita pindahkan. Langkah antisipasinya malam ini kita akan coba menghubungi keluarga memberitahukan kemudian besok pagi kita akan survei lokasi yang akan jadi tempat pemindahan makamnya," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA