Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

YouTube Bakal Tampilkan Video 4K Hanya untuk Pelanggan Premium

Selasa 04 Oct 2022 14:30 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Christiyaningsih

Pengguna YouTube dapat melihat video 4K hanya apabila berlangganan premium. (Ilustrasi)

Pengguna YouTube dapat melihat video 4K hanya apabila berlangganan premium. (Ilustrasi)

Foto: Flickr
Pengguna YouTube dapat melihat video 4K hanya apabila berlangganan premium

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Google berencana untuk tidak menyajikan lagi konten video berkualitas 4K secara gratis. Nantinya, Google akan menampilkan konten tersebut untuk pelanggan premium. Saat mencoba mengakses video versi resolusi Ultra HD, Google akan memberi tahu beberapa pengguna bahwa mereka perlu membeli langganan YouTube Premium.

Opsi 2160p, jika tersedia, gratis untuk ditonton semua pengguna asalkan mereka memiliki layar yang kompatibel dan koneksi internet yang solid. Namun, selama akhir pekan, pengguna di media sosial mulai melihat opsi khusus Premium.

Baca Juga

Mereka yang mengakses situs tanpa membayar hanya dapat menonton video tersebut dalam resolusi 1440p. Soal tampilan video 4K untuk pelanggan premium tampaknya masih dalam pengujian sehingga ada kemungkinan Google mengukur umpan balik sebelum diluncurkan ke semua pengguna.

Meskipun ini bukan masalah terbesar pada perangkat seluler atau laptop, orang-orang yang menonton di televisi 4K besar di rumah pasti akan melihat perbedaannya saat menonton video yang mereka terima dengan iklan. Dilansir Trusted Review pada Selasa (4/10/2022), awal bulan ini tampaknya Google melangkah lebih jauh dengan beberapa pengguna mengalami 11 iklan yang tidak dapat dilewati sebelum dapat menonton video. Itu juga dianggap sebagai cara untuk memanfaatkan layanan YouTube Premium yang berharga 11,99 dolar AS per bulan.

Selain akses bebas iklan ke YouTube, ini juga memungkinkan pengguna mengakses YouTube Music bebas iklan, offline, dan di latar belakang saat pengguna melakukan hal lain di perangkat seluler. Menyingkirkan iklan adalah bonus besar jika pengguna sering menonton YouTube.

Namun, sebagian besar pengguna malah mengunduh video YouTube jika mereka benar-benar ingin menyimpan video secara lokal di perangkat mereka. Perusahaan mengatakan saat ini memiliki lebih dari 50 juta pelanggan di YouTube Music dan YouTube Premium.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA