Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Tim-Tim Peserta Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 Berduka untuk Indonesia

Selasa 04 Oct 2022 14:20 WIB

Red: Israr Itah

Puluhan syal Arema FC dan bunga dari warga diletakkan di sekitar Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Hari ketiga pascakerusuhan di stadion itu, puluhan karangan bunga duka dari berbagai kalangan memenuhi halaman stadion begitu pula warga terus berdatangan untuk mendoakan korban yang meninggal dalam kerusuhan itu.

Puluhan syal Arema FC dan bunga dari warga diletakkan di sekitar Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Hari ketiga pascakerusuhan di stadion itu, puluhan karangan bunga duka dari berbagai kalangan memenuhi halaman stadion begitu pula warga terus berdatangan untuk mendoakan korban yang meninggal dalam kerusuhan itu.

Foto: ANTARA/Zabur Karuru
Tim-tim di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 prihatin dengan tragedi Kanjuruhan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Tim-tim di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 berdukacita untuk Indonesia atas peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022), yang menewaskan 125 orang dan melukai ratusan lainnya.

"Kami sangat berduka untuk Indonesia, untuk keluarga korban dan semuanya. Kalian tidak sendiri, kami bersama kalian," ujar pelatih timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-17 Alberto Gonzalez di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (3/10/2022) malam.

Baca Juga

Alberto menegaskan, semua orang dalam skuadnya sangat sedih melihat apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Dia pun menegaskan pentingnya rasa kemanusiaan dan persaudaraan untuk melewati kesedihan itu bersama-sama.

"Ada hal-hal yang lebih penting dari sepak bola," tutur Alberto.

Pelatih timnas Palestina U-17 Loay AlSalhe menyampaikan pernyataan senada dengan Alberto. Loay pun berharap Indonesia dapat melewati situasi sulit akibat kerusuhan di Kanjuruhan tersebut.

"Saya dan semua yang ada di Federasi Sepak Bola Palestina berduka atas semua yang terjadi. Kami sangat sedih mendengar kabar itu," kata dia.

Pernyataan duka cita pun datang dari pelatih timnas U-17 Guam Samuel San Gil. "Saya mewakili Federasi Sepak Bola Guam menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban," ujar Samuel.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, terjadi setelah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Pendukung tuan rumah yang kecewa masuk ke lapangan yang membuat pihak keamanan melepaskan tembakan gas air mata. Bukan cuma ke lapangan, gas tersebut juga ditembakkan ke tribun.

Akibatnya, puluhan ribu suporter di stadion panik dan berusaha mencari jalan keluar lantaran mereka kesulitan untuk bernapas. Akan tetapi, akses keluar terbatas sehingga membuat banyak dari mereka terhimpit dan terinjak-injak. Korban pun berjatuhan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA