Selasa 04 Oct 2022 07:30 WIB

Oman Pamerkan Alquran Tujuh Qiraat Abad ke-12 H di Riyadh

Salinan Alquran itu berasal dari abad ke-12 Hijriah.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Agung Sasongko
 Alquran. (ilustrasi)
Foto: Abna
Alquran. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH — Salinan Alquran dengan tujuh qira'at (berbagai cara membaca Alquran) dipajang di pameran buku internasional di Riyadh, Arab Saudi. Seperti dilansir Iqna.ir pada Selasa (4/10) salinan Alquran dengan tujuh qira'at itu ditampilkan di paviliun Oman oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pemuda Oman. Itu merupakan salah satu manuskrip Alquran yang langka yang ditampilkan Oman dalam pameran buku internasional di Riyadh Arab Saudi.

Salinan Alquran itu berasal dari abad ke-12 Hijriah. Kaligrafi oleh Abdullah bin Bashir al-Hadrami, itu mencakup semua ayat-ayat Alquran. Setiap bagian dimulai dari halaman kiri dan dibagi menjadi 8 lembar, atau 16 halaman. Salinan memiliki 240 halaman dengan setiap halaman berisi 15 baris.

Baca Juga

Notasi pada ketujuh bacaan tersebut terdapat pada catatan kaki. Hadrami dikatakan mahir dalam mengkoordinasikan halaman dan baris, karena setiap halaman dimulai dengan awal sebuah ayat dan diakhiri dengan akhir dari ayat itu atau lainnya. Juga huruf pertama di baris pertama sama dengan huruf pertama di baris terakhir halaman yang sama.

Koordinasi antara garis dan halaman serta keindahan kaligrafi adalah salah satu fitur utama dari naskah. Pameran Buku Internasional Riyadh 2022 diluncurkan di ibu kota Saudi pada 29 September. Sekitar 1.200 penerbit yang mewakili 32 negara ikut serta dalam pameran buku tersebut. Paviliun Oman di pameran buku telah menyajikan buku-buku tentang berbagai mata pelajaran seperti sejarah, sastra, Fiqh, bahasa Arab, filsafat dan kedokteran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement