Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Guardiola dan Ten Hag Ungkapkan Belasungkawa Atas Tragedi Kanjuruhan

Selasa 04 Oct 2022 03:15 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Israr Itah

 Pelatih kepala Manchester United Erik ten Hag dan pelatih Manchester City Pep Guardiola (ilustrasi). Keduanya menyampaikan duka cita mendalam untuk korban tragedi Kanjuruhan.

Pelatih kepala Manchester United Erik ten Hag dan pelatih Manchester City Pep Guardiola (ilustrasi). Keduanya menyampaikan duka cita mendalam untuk korban tragedi Kanjuruhan.

Foto: AP/Rui Vieira
Guardiola dan Ten Hag mengaku mengikuti tragedi yang terjadi di Malang tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Peristiwa meninggalnya ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, setelah laga derbi Jawa Timur antara Arema FC kontra Persebaya, Sabtu (3/10/2022) malam WIB, menjadi perhatian banyak pihak. Dua pelatih klub asal Kota Manchester, Pep Guardiola dan Erik ten Hag juga menyorotinya. 

Keduanya pun mengungkapkan belasungkawa terhadap para keluarga korban. Setidaknya 125 orang, berdasarkan pernyataan pihak kepolisian, meninggal dalam tragedi tersebut. Korban, yang hampir semuanya pendukung Arema, harus kehilangan nyawa saat berusaha keluar dari Stadion Kanjuruhan usai pihak kepolisian menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton. 

Baca Juga

Sebagian besar korban meninggal dunia dilaporkan mengalami kehabisan oksigen, sesak nafas, dan patah tulang, akibat berdesak-desakan menuju pintu keluar stadion. Dengan korban mencapai lebih dari 125 orang, tragedi ini diketahui menjadi musibah terburuk kedua sepanjang sejarah sepak bola modern. 

Ungkapan belasungkawa pun diungkapkan oleh pelatih Manchester United Erik ten Hag saat ditanya wartawan soal imi. Ia mengaku telah melihat dan mendengar kabar soal tragedi tersebut. Pelatih asal Belanda itu menungkapkan rasa duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban. 

''Ya, saya telah melihatnya. Benar-benar bencana. Kami semua sedih atas tragedi tersebut. Rasa duka cita kami bersama seluruh keluarga yang ditinggalkan dan semua orang di Indonesia,'' ujar Ten Hag usai laga derbi Manchester dalam cuplikan video yang dilansir Stats Perform, Senin (3/10/2022). 

Dengan nada lebih getor, pelatih Manchester City Pep Guardiola juga mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban. Pelatih asal Spanyol itu bahkan tidak habis pikir soal kekerasan yang terjadi di dalam stadion hingga menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa. Setelah perang Ukraina-Rusia, yang menelan korban jiwa, tutur Guardiola, kini perhatian menuju ke Indonesia. 

"Benar-benar mengerikan. Dunia ini sudah gila. Dalam dua atau tiga jam semua berubah. Seolah kita sudah melupakan apa yang terjadi di Ukraina, kini perhatian beralih ke Indonesia. Jadi, duka cita untuk keluarga korban dan semua hal," kata eks pelatih Barcelona tersebut. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA