Selasa 04 Oct 2022 05:52 WIB

NasDem Diduga Ingin Manfaatkan Anies Baswedan sebagai Coattail Effect

Anies juga masih harus membuktikan diri sebagai Capres yang layak didukung

Rep: rizky suryarandika/ Red: Hiru Muhammad
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam acara Deklarasi Calon Predisen (capres) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Foto: Prayogi/Republika
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam acara Deklarasi Calon Predisen (capres) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pengamat Politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa menyoroti Anies Baswedan yang diusung sebagai bakal Calon Presiden (Capres) oleh Nasdem. Dia menilai bahwa langkah Nasdem ini merupakan hal yang wajar dalam konteks demokrasi dan pemenangan pemilu di tahun 2024.

"Saya kira Anies jadi Capres dari Nasdem sudah diprediksi dan ini wajar karena konteksnya demokrasi dan pemenangan pemilu 2024," kata Herry kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Baca Juga

Herry mengamati Nasdem sedang mengukur sekaligus mempersiapkan coattail effect elektoral bagi partainya. Ia menduga pengusungan Anies bermotif keuntungan elektoral bagi NasDem. "Bahwa kemudian Anies jadi capres Nasdem ini kan soal coattail effect elektoral bagi parpol juga karena elektabilitas Anies cukup konsisten di 3 besar," ujar Herry.

Herry menganalisa Anies dipilih sebagai Capres dari NasDem karena memiliki kans menang dalam Pemilu 2024 dan tidak terbebani oleh faktor apapun. Sehingga NasDem tak mengusung kader PDIP Ganjar Pranowo atau Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Anies kan tak ada beban apapun, Ganjar Gubernur Jateng dan Kader PDIP, sedangkan Andika masih harus mendongkrak elektabilitasnya agar layak diusung. Jadi ini keputusan yang rasional," ucap Herry.

Meskipun demikian, Anies juga masih harus membuktikan diri sebagai Capres yang layak didukung dan memenangkan kontestasi di tahun 2024. "Tentunya Anies perlu pembenahan, dari sisi kinerja harus dimaksimalkan, isu korupsi dan politik identitas perlu dielimininasi serta mesin partai dan relawan dioptimalkan saya kira ini akan membuat Anies menang di 2024," ujar Herry.

Diketahui, DPP Partai Nasdem resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024. Nasdem lebih memilih Anies daripada dua kandidat lainnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Andika Perkasa.

Sebelumnya, hasil Survei dari Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 13 sampai 20 September 2022 menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan konsisten menjadi tiga besar pilihan warga sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement