Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Dipilih Jadi Bakal Capres 2024, Anies Ingat Manifesto Partai Nasdem

Senin 03 Oct 2022 12:53 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam acara Deklarasi Calon Predisen (capres) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mengusung Anies Baswedan menjadi capres dalam perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Republika/Prayogi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam acara Deklarasi Calon Predisen (capres) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mengusung Anies Baswedan menjadi capres dalam perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Republika/Prayogi.

Foto: Republika/Prayogi.
Nasdem mencita-citakan Indonesia jadi tempat persandingan keragaman dengan kesatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden (Pilpres) untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Orang yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu membuka pidatonya dengan menyebut manifesto Partai Nasdem. 

Anies membacakan sebagian manifesto Partai Nasdem, yang mencita-citakan demokrasi Indonesia yang matang. Selain itu, Nasdem mencita-citakan Indonesia menjadi tempat persandingan keragaman dengan kesatuan, dinamika dengan ketertiban, kompetisi dengan kesamaan, kebebasan dengan kesejahteraan.

Baca Juga

"Pesan itu saya pegang terus, saya ingat terus, saya bawa terus sejak dibacakan pada saat itu dan saya menyaksikan Nasdem konsisten menjalankan pesan dalam manifesto itu. Semangat ini adalah semangat kematangan berdemokrasi, bernegara, menomorsatukan kepentingan negara di atas semua" ujar Anies di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Karena itu, Anies mengaku siap dengan pengusungan yang dilakukan oleh partai yang dipimpin Surya Paloh itu. "Teman-teman di Nasdem mengajak kami untuk berjalan bersama meneruskan pembangunan di Republik ini, memperbaiki yang kurang, menuntaskan yang belum. Dengan memohon ridho Allah SWT, dengan segala kerendahan hati, Bismillah kami terima dan siap menjawab tantangan itu," ujar Anies.

Kendati demikian, ia meminta izin kepada Surya untuk terlebih dahulu menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur DKI Jakarta hingga 16 Oktober mendatang. Anies mengaku masih banyak kekurangan dalam menjalankan tugasnya.

Namun, ia yakin, kebersamaan akan membawa kekuatan baginya. Setelah masa jabatannya di DKI Jakarta selesai, ia mengaku siap untuk berkolaborasi dengan Partai Nasdem untuk membangun Indonesia. 

Kolaborasi yang solid sebagai tanggung jawabnya dan Partai Nasdem untuk bangsa. "InsyaAllah niat baik yang jadi cita-cita kita bisa tercapai sebagai mana kata orang Aceh, begitu niat langsung jadi apa yang diinginkan, semoga langsung terjadi," ujar Anies.

Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai capres untuk Pilpres 2024. Partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu mengamanatkan kepada Anies untuk membangun karakter bangsa Indonesia.

"Tugas utama Bung Anies nantinya melihat kembali sejauh mana nilai harkat dan martabat nilai kehidupan kebangsaan kita yang sudah berhasil untuk diteruskan, yang belum berhasil untuk diperbaiki. Pikiran-pikiran moderat ini yang ditawarkan oleh Nasdem," ujar Surya.

Partai Nasdem ingin Indonesia menjadi negara yang dapat berkompetisi. Negara yang dapat mengelola anugerah, karunia, posisi yang strategis, demografi yang besar, dan sumber daya alam yang melimpah dengan pemikiran yang hebat.

Jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, tidak ada waktu lagi untuk memberikan pemikiran-pemikiran yang intoleran. Menurut Surya, nasionalisme sejatinya adalah pikiran kebangsaan melekat dengan sikap-sikap yang penuh toleransi.

"InsyaAllah jika saudara Rasyid Baswedan ini terpilih menjadi presiden nanti pimpinlah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter daripada bangsa ini sejatinya," ujar Surya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA