Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Tragedi Kanjuruhan, Valentino Jebret Mundur Sebagai Komentator Liga 1

Senin 03 Oct 2022 00:28 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pembawa acara sekaligus komentator sepak bola Radot Valentino

Pembawa acara sekaligus komentator sepak bola Radot Valentino "Jebret" Simanjuntak pada Ahad (2/10/2022) menyatakan mundur sebagai komentator kompetisi Liga 1 menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Foto: Antara/Fanny Octavianus
Valentino kehilangan hasrat untuk tetap berpartisipasi dalam Liga 1 2022/2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembawa acara sekaligus komentator sepak bola Radot Valentino "Jebret" Simanjuntak pada Ahad (2/10/2022) menyatakan mundur sebagai komentator kompetisi Liga 1 menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pengumuman tersebut disampaikan Valentino melalui pernyataan tertulis yang dia unggah dalam Instagram pribadinya, @radotvalent.

Valentino mengaku sedih atas peristiwa yang telah memakan ratusan korban jiwa tersebut, yang membuat dia kehilangan hasrat untuk tetap berpartisipasi dalam Liga 1 2022/2023.

Baca Juga

"Saya sebagai bagian insan sepak bola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepak bola nasional," tulis Valentino dalam pernyataan tersebut.

Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi Valentino yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah ia berikan sebelumnya. "Saya menyampaikan pengunduran diri sebagai host dan komentator program Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022."

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan bermula saat sejumlah suporter tuan rumah Arema FC merangsek masuk ke lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022/2023, Sabtu (1/10/2022) malam.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA