Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Polisi: Rizky Billar Terancam Lima Tahun Penjara Jika Terbukti KDRT

Jumat 30 Sep 2022 22:09 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Aktor Rizky Billar (tengah) dalam grand opening Raja Sei cabang Tanjung Duren pada Ahad (7/3/2021). Rizky terancam lima tahun penjara akibat KDRT.

Aktor Rizky Billar (tengah) dalam grand opening Raja Sei cabang Tanjung Duren pada Ahad (7/3/2021). Rizky terancam lima tahun penjara akibat KDRT.

Foto: republika/gumanti
Rizky Billar dilaporkan istrinya, Lesti Kejora, terkait KDRT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyebutkan aktor Muhammad Rizky alias Rizky Billar terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. Risiko itu dihadapi Rizky menyusul dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, penyanyi Lestiani alias Lesti Kejora.

"Ancaman hukum diterapkan terhadap terlapor Pasal 44 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman lima tahun penjara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga

Zulpan mengatakan, ada beberapa jenis kekerasan dalam rumah tangga. Antara lain kekerasan fisik, seksual, psikologis, hingga penelantaran. Sedangkan kekerasan fisik kembali terbagi dalam tiga jenis, yakni yang menyebabkan luka ringan, luka berat dan menyebabkan kematian.

"Perbuatan ada tiga bentuk, yang pertama sebabkan luka sakit seperti dialami Lesti ancamannya hukuman maksimal lima tahun penjara denda maksimal Rp15 juta," ujarnya.

Zulpan mengatakan, kekerasan yang dialami Lesti Kejora terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di rumah keduanya di Cilandak, Jakarta Selatan. "Saudara Muhammad Rizky ini melakukan kekerasan fisik. Terlapor berusaha mendorong dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai. Hal tersebut dilakukan berulang-ulang," kata Zulpan.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA