Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Lionel Messi Jadi Mediator Perselisihan Mbappe dan Neymar Jr 

Jumat 30 Sep 2022 09:32 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

 Dari kiri, Lionel Messi dari PSG, Kylian Mbappe dari PSG, dan Neymar dari PSG bereaksi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Satu Prancis antara Lille dan Paris Saint Germain di stadion Pierre Mauroy di Villeneuve dAscq, Prancis utara,  Senin (22/8/2022) dini hari WIB.

Dari kiri, Lionel Messi dari PSG, Kylian Mbappe dari PSG, dan Neymar dari PSG bereaksi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Satu Prancis antara Lille dan Paris Saint Germain di stadion Pierre Mauroy di Villeneuve dAscq, Prancis utara, Senin (22/8/2022) dini hari WIB.

Foto: AP/Michel Spingler
Lionel Messi turun tangan dengan menjadi mediator untuk kedua rekan setimnya

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Mega bintang Lionel Messi diklaim bertindak sebagai mediator pun penengah dalam kasus perselisihan antara hubungan Kylian Mbappe dan Neymar Jr. 

Kedua pemain Mbappe dan Neymar berada dalam performa mengilap sejak awal kampanye 2022/2023. Mencatatkan total 33 kontribusi di level domestik Ligue 1 Prancis.

Neymar memimpin dalam jumlah gol dan assist dengan masing-masing mencetak delapan serta tujuh gol milik Mbappe.

Akan tetapi dalam perjalanan awal kampanye musim ini Les Rouge et Bleu dibayangi terus soal keretakan hubungan Mbappe dan Neymar. Hal itu ditakuti dapat berimbas pada penampilan mereka bersama PSG.

Kini L'Equipe dilansir Sportsmole, Jumat ,(30/9) pemain senior sekaligus bintang lapangan hijau Lionel Messi turun tangan dengan menjadi mediator untuk kedua rekan setimnya tersebut.

Mbappe diduga tidak menginginkan penyerang asal Brazil berada di skuad utama Les Parisiens. Sedangkan eks penggawa Barcelona, Neymar terkejut dan tidak menyukai tingkat otoritas yang diberikan kepada Mbappe perihal perpanjangan kontrak.

Sementara itu pelatih Christophe Galtier membantah adanya perselisihan antara Mbappe dan Neymar. Ia meyakini kedua pemain tengah on fire dan hanya bersaing secara mentalitas di atas lapangan sepak bola.

"Ketika Anda memiliki tujuan yang jelas, Anda memastikan harus memiliki kondisi yang diperlukan untuk tampil baik. Para pemain ingin menang dan bersaing bersama," kata Galtier menegaskan.

Lebih lanjut, eks ahli taktik LOSC Lille menyebut hubungan kedua pemain berjalan sangat baik di luar atau pun di dalam lapangan.

"Mereka adalah pemenang dalam hal daya saing dan ego. Kami memiliki ruang ganti yang bagus. Ada perbedaan cerita yang Anda dengar dengan apa yang Anda lihat secara langsung," sambung Galtier.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA