Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Pasien Covid-19 di Kota Bandung Menurun Signifikan

Kamis 29 Sep 2022 12:43 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini

Vaksinator menyiapkan vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lobby Langit 23 Paskal, Kota Bandung, ilustrasi. Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung mengungkapkan kasus Covid-19 di Kota Bandung relatif terkendali.

Vaksinator menyiapkan vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lobby Langit 23 Paskal, Kota Bandung, ilustrasi. Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung mengungkapkan kasus Covid-19 di Kota Bandung relatif terkendali.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Laju penyebaran Covid-19 menurun di bawah 5 persen

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung mengungkapkan kasus Covid-19 di Kota Bandung relatif terkendali. Bahkan tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit cenderung menurun signifikan.

"Sekarang sangat terkendali BOR kita menurun di 12 persen kemarin tembus 16 persen, tingkat keterisian di rumah sakit berkurang dan dicek juga terpapar gejalanya sedang dan ringan. Banyak ringan," ujar Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga

Ia menuturkan positivity rate atau laju penyebaran Covid-19 menurun di bawah 5 persen atau 4 persen. Kondisi tersebut diperkuat dengan vaksinasi booster tahap pertama mencapai 50 persen sedangkan untuk booster tahap dua mencapai di atas 50 persen.

"Vaksin booster sudah di 50 persen, SDM kesehatan 50 persen. Target sudah," katanya.

Asep mengatakan pihaknya bersama kewilayahan menggenjot agar vaksinasi terus dilakukan. Vaksinasi booster bagian dari upaya menekan tingkat penyebaran Covid-19.

"Mengajak masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi booster untuk vaksin," katanya.

Ia melanjutkan stok atau ketersediaan vaksin booster di Kota Bandung saat ini relatif aman tersedia. "Vaksin masih tersedia," katanya.

Kasus konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Bandung hingga Rabu (28/9/2022) kemarin mencapai 532 kasus. Jumlah tersebut turun dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA