Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Sulit Mengosongkan Urine Meski Baru Saja ke Toilet? Mungkin Pria Mengalami Ini

Kamis 29 Sep 2022 05:26 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Beberapa pria mengalami masalah urine tidak tuntas meski baru saja buang air kecil. (ilustrasi).

Beberapa pria mengalami masalah urine tidak tuntas meski baru saja buang air kecil. (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Beberapa pria mengeluaran urine yang tak disengaja segera setelah buang air kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak pria dapat mengalami inkontinensia urine (jenis kemih yang tidak terkendali) setelah selesai menggunakan toilet, bahkan setelah kandung kemih terasa kosong. Kondisi ini disebut memengaruhi sekitar 58 persen pria.

Inkontinensia urine tidak bisa selesai "hanya" dengan menunggu beberapa saat ataupun menggoyangkan penis untuk mengeluarkan urine. Kondisi ini biasanya juga dikenal sebagai post void dribble dan melibatkan pengeluaran urine yang tidak disengaja segera setelah buang air kecil. Namun, apakah itu tanda kondisi serius?

Baca Juga

Striktur uretra yang merupakan penyempitan tabung yang membawa urine dan air mani melalui penis dan keluar dari tubuh dapat membatasi aliran urine dari kandung kemih. Ini bisa terjadi karena cedera atau jaringan parut di lapisan dalam uretra, tetapi juga bisa terjadi karena usia tua. Misalnya, cedera straddle yaitu jenis trauma umum yang dapat menyebabkan striktur uretra. Ini bisa terjadi setelah jatuh di atas palang sepeda atau benturan di area dekat skrotum.

"Ini umum terjadi pada pria yang lebih tua karena otot-otot di sekitar uretra (tabung panjang di penis yang memungkinkan urin keluar dari tubuh) tidak meremas sekeras dulu," kata laman Harvard Health dilansir Daily Star, Rabu (28/9/2022).

Kondisi itu meninggalkan genangan kecil urine di lubang uretra di belakang pangkal penis. Dalam waktu kurang dari satu menit setelah selesai, urine ekstra ini keluar.

Perangkap uretra prostat terjadi ketika prostat yang membesar menjebak urine di belakang sfingter kandung kemih di bawah prostat. Kencing yang terperangkap ini akhirnya keluar setelah seorang pria sudah buang air kecil. Juga dikenal sebagai hiperplasia prostat jinak, kondisi ini dialami oleh hingga 80 persen pria di atas usia 70 tahun.

Ahli urologi dan ahli bedah panggul, Rena Malik, menyarankan latihan yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi ini di rumah. Dikenal sebagai pijat uretra bulbar, latihan ini adalah proses di mana Anda memijat belakang skrotum dan mendorong ke atas menuju pangkal penis. Beri tekanan untuk memerah kelebihan urine.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA