Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Cegah Kepunahan, Sejuta Bibit Ikan Lokal Ditebar di Sungai Tulangbawang

Rabu 28 Sep 2022 21:39 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Nur Aini

Bibit ikan, ilustrasi. Untuk mencegah kepunahan populasi ikan lokal, Pemprov Lampung menebar sejuta bibit ikan endemik di Sungai Tulangbawang, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu (28/9/2022).

Bibit ikan, ilustrasi. Untuk mencegah kepunahan populasi ikan lokal, Pemprov Lampung menebar sejuta bibit ikan endemik di Sungai Tulangbawang, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu (28/9/2022).

Foto: Antara/Siswowidodo
Penebaran bibit ikan juga menjaga ekosistem Sungai Tulangbawang

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemprov Lampung menebar sejuta bibit ikan endemik di Sungai Tulangbawang, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu (28/9/2022) untuk mencegah kepunahan populasi ikan lokal. Selain mencegah kepunahan, penebaran bibit ikan juga menjaga ekosistem sungai.

Penebaran ikan lokal ini dilakukan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi aliran Sungai Tulangbawang, Jembatan Cakat Nyenyek, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang. Arinal mengatakan, penebaran ikan ini untuk menjaga ekosistem sungai dan mempercepat pemulihan sumber daya ikan lokal yang ada.

Baca Juga

“Kita bisa memanfaatkan (ikan lokal), tidak bisa menjaga. Artinya, kecenderungannya dia (ikan) punah," kata Arinal dalam keterangan persnya, Rabu (28/9/2022).

Menurut dia, penebaran sejuta bibit ikan lokal di aliran Sungai Tulangbawang tersebut, diharapkan dapat mengembalikan ikan endemik jenis Jelabat, Belida, dan Baung. Pada akhirnya, bibit ikan tersebut dapat terjaga populasi ikan air tawar Sungai Tulangbawang yang merupakan sarana perekonomian nelayan dan masyarakat setempat.

Arinal mengatakan, populasi ikan endemik lokal sudah hampir punah di perairan Lampung. Untuk itu, pengisian atau penebaran ikan endemik ini bertujuan untuk mengembalikan lagi populasi ikan lokal yang ada di Lampung.  

Kegiatan penebaran ikan lokal di Sungai Jembatan Cakat diantaranya, Ikan Belida 5.000 bibir, Ikan Jelawat 100.000 bibit, Ikan Baung 200.000 bibit. Bibit ikan disebar di Muara Sungai Tulangbawang Dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Teladas diantaranya Ikan Nila Salin 445.000 bibit, Ikan Bandeng 250.000 bibit, Ikan Kakap Putih 50.000 bibit. Bibit ikan disebar di Sungai Tulangbawang Ikan Jelawat dan Nilem 400.000 bibit.

Kepada pemkab, dia berharap dapat mengalokasikan anggaran dalam APBD masing-masing daerah untuk melakukan upaya restocking (pengisian) berupa bibit ikan lokal di daerah masing-masing, agar populasi ikan endemik dapat berkesinambungan atau tidak punah.

Kepada pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, dan kelompok masyarakat pengawas, dia berharap terus bersama melakukan pengawasan, penegakan hukum terhadap berbagai kegiatan yang berpotensi merusak ekosistem di perairan umum dan laut.

“Di Lampung banyak sekali macam ikan endemik yang menjadi konsumsi utama masyarakat dan populasinya mulai berkurang," kata Arinal. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA