Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Tembus 55 Ganda Dunia, Obsesi Aldila Sutjiadi Menggunung

Rabu 28 Sep 2022 13:33 WIB

Red: Muhammad Akbar

Petenis Jawa Timur, Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Kalimantan Selatan, Fadona Titalyana dalam final Mandiri Tennis Open 2022 di Jakarta, Ahad (13/2/2022). Aldila Sutjiadi berhak meraih juara pertama usai mengalahkan Fadona Titalyana dua set langsung (7-5, 6-0).

Petenis Jawa Timur, Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Kalimantan Selatan, Fadona Titalyana dalam final Mandiri Tennis Open 2022 di Jakarta, Ahad (13/2/2022). Aldila Sutjiadi berhak meraih juara pertama usai mengalahkan Fadona Titalyana dua set langsung (7-5, 6-0).

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Aldila mengantongi wildcard untuk bermain di Australian Open.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi tengah berupaya memperbaiki peringkat tunggalnya di turnamen ITF W25 Austin, Amerika Serikat, sementara tercatat menorehkan peringkat ganda tertinggi sepanjang kariernya di posisi 55 dunia.

Melalui unggahan pada media sosialnya, Rabu, diketahui Aldila berada di lapangan tenis University of Texas, Austin. Dia dijadwalkan berhadapan dengan petenis tuan rumah AS Eryn Cayetano pada Rabu siang waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Sementara itu, dalam situs resmi asosiasi tenis putri dunia WTA, Aldila tercatat berperingkat 55 ganda putri. Rekor terbaik dalam kariernya tersebut merupakan buah manis dari perjalanan berkeliling dunia Aldila tahun ini.

Pada awal tahun, Aldila mengantongi wildcard untuk bermain di Australian Open. Namun, debut petenis berusia 27 tahun itu bersama Peangtarn Plipuech dari Thailand harus terhenti di babak pertama turnamen Grand Slam tersebut.

Kembali melakukan perjalanan untuk bertanding di luar negeri setelah meraih gelar di turnamen nasional pada Februari, Aldila berhasil menjuarai ganda putri turnamen WTA Copa Colsanitas di Bogota, Colombia, bersama petenis Australia Astra Sharma.

Kemenangan tersebut adalah gelar WTA perdana bagi Aldila. Tidak lama berselang, Aldila kembali mengemas gelar ganda putri pada turnamen ITF Charleston, Amerika Serikat, bersama petenis Polandia Katarzyna Kawa.

Pada Mei, Aldila memastikan diri kembali bermain di ajang Grand Slam, yakni lapangan tanah liat French Open 2022 bersama petenis asal Jepang Miyu Kato.

Berangkat ke Paris usai mempertahankan gelar ganda campuran SEA Games bersama Christopher Rungkat, langkah Aldila/Kato di Roland Garros harus terhenti pada babak kedua.

Aldila kemudian melanjutkan tur Eropa dengan tampil di sejumlah turnamen, termasuk Nottingham Open 2022 dan Ilkley Trophy ITF W100, yang menjadi ajang pemanasan menuju Wimbledon.

Kembali berduet dengan petenis Jepang Miyu Kato, Aldila harus tersingkir dari turnamen Grand Slam lapangan rumput itu setelah kandas pada babak perdana.

Bersama Kato, Aldila mengikuti Swedia Open, Swiss Open dan Jerman Open. Sempat mengikuti ITF AS 35A dan WTA 125K Concord, Aldila kembali bersama Kato untuk bertanding di turnamen WTA Cleveland.

Keduanya kemudian tampil di US Open pada awal bulan ini. Berhasil mengalahkan Samantha Stosur/Chan Yung-jang, langkah Aldila/Kato di Grand Slam akhir tahun itu harus terhenti pada babak kedua saat bertemu Desirae Krawczyk/Demi Schuurs.

 

sumber : antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA