Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Ermalena Puji Suharso Sebagai Guru Politik Bagi PPP

Selasa 27 Sep 2022 07:30 WIB

Red: Agus raharjo

Ketua Tim Kunspek Komisi IX DPR  Ermalena.

Ketua Tim Kunspek Komisi IX DPR Ermalena.

Foto: DPR RI
Ermalena membantah munculnya isu Suharso akan meninggalkan Gerbong PPP.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM--Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ermalena menegaskan penggantian kepengurusan dari Suharso Monoarfa ke Mardiono tak akan mengganggu kinerja partai. Bahkan, hal itu biasa terjadi dalam partai politik.

"Kami bersyukur Pak Suharso telah meletakkan fondasi luar biasa, beliau guru politik bagi PPP dibuktikan saat pergantian kepengurusan sama sekali tidak ada gejolak. Malah bisa bertemu satu meja dengan Pak Mardiono, kemudian muncul satu komando menggerakkan partai untuk menang pada tahun 2024," tutur Ermalena, di sela-sela Mukerwil DPW PPP NTB, di Mataram, Senin (27/9/2022).

Baca Juga

Ermalena membantah adanya isu Suharso akan meninggalkan gerbong PPP. "Justru, sangat paham bagaimana PPP, dan Pak Suharso merupakan orang lama di PPP," katanya.

"Suharso bukan hanya guru politik di DPP, tapi untuk seluruh Indonesia, beliau sangat telaten datangi daerah satu dan lainnya berdiskusi dengan kader. Alhamdulillah, tidak ada terjadi sesuatu, baik-baik saja, malah bisa duduk satu meja," tambahnya.

Ia menegaskan saat ini partainya masih konsentrasi menghadapi Pemilu 2024. Salah satu caranya yakni dengan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) yang merupakan permintaan DPP PPP untuk mempersiapkan langkah dan upaya PPP menang pada tahun 2024.

"Terlebih NTB peringkat tiga secara nasional sehingga berharap ke depan semua kader melakukan upaya meningkatkan ikhtiar yang dilakukan pengurus sebelumnya," kata Ermalena.

Ia menyatakan mukerwil ini ingin mendengarkan upaya yang dilakukan semua pengurus pada semua tingkatan. DPP PPP sudah menjelaskan apa yang dilakukan, nanti DPW PPP NTB juga akan menjelaskan apa yang dilakukan, kemudian DPC harus melakukan pemahaman kegiatan DPP dan DPW dengan elaborasi kegiatan di tingkat DPC.

"Perintahnya tadi hanya satu, menang berada di bawah satu komando," ujarnya.

Ermalena menambahkan partai saat ini sedang banyak kegiatan dibandingkan tahun 2019. "Dulu tidak ada namanya bedah dapil, namun sekarang hampir di 40 titik dilaksanakan. Kemudian dulu tidak ada namanya politik perempuan, sekarang ada, intinya banyak sekali kegiatan. Kegiatan itu karena adanya basis survei. Intinya kegiatan PPP sedang banyak-banyaknya," katanya didampingi Ketua DPW PPP NTB Muzihir.

Mengenai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) selanjutnya, ia mengatakan masih berjalan seperti biasa saat Suharso menjadi Ketua Umum. Sebab, Mardiono sebagai Koordinator KIB. Sebentar lagi PPP akan menjadi tuan rumah rapat KIB di Jawa Tengah. "Tidak ada masalah dengan KIB dan internal partai, malah bergerak meraih kemenangan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA