Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Inggris dan Jerman Bermain Imbang pada Laga Terakhir UEFA Nations League

Selasa 27 Sep 2022 05:37 WIB

Red: Israr Itah

Penyerang Inggris Harrty Kane (tengah) merayakan golnya ke gawang Jerman dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Wembley, London, Selasa (27/9/2022) dini hari WIB.

Penyerang Inggris Harrty Kane (tengah) merayakan golnya ke gawang Jerman dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Wembley, London, Selasa (27/9/2022) dini hari WIB.

Foto: EPA-EFE/VINCENT MIGNOTT
Inggris ditahan Jerman 3-3 di Stadion Wembley.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris akan menuju Piala Dunia dengan rangkaian enam pertandingan tanpa kemenangan. Namun setidaknya kepercayaan diri para pemain the Three Lions sedikit pulih setelah memetik hasil imbang 3-3 yang mendebarkan melawan Jerman pada laga terakhir Grup A3 UEFA Nations League di Wembley, Selasa (27/9/2022) dini hari WIB.

Tim asuhan Gareth Southgate tertinggal 0-2 melalui penalti Ilkay Gundogan dan upaya luar biasa oleh Kai Havertz dalam waktu kurang dari 20 menit. Ejekan mulai bergema di Wembley dalam pertandingan terakhir Grup A3 ini.

Baca Juga

Namun Inggris merespons dengan cara yang mendebarkan dengan gol-gol dari Luke Shaw dan Mason Mount dalam waktu empat menit yang membuat mereka menyamakan kedudukan. Ini menjadi gol pertama Inggris dari permainan terbuka dalam enam pertandingan kompetitif terakhir.

Penalti Harry Kane pada menit ke-83 kemudian tampaknya memberi the Three Lions kemenangan yang meningkatkan moral. Namun juara dunia empat kali Jerman, yang sedang dalam performa buruk menuju Qatar, menyelamatkan satu poin saat Havertz memanfaatkan kesalahan kiper Nick Pope pada menit ke-87. Pemain pengganti Bukayo Saka hampir memenangkan pertandingan untuk Inggris di pengujung waktu, tapi gagal.

Inggris menempati posisi terbawah grup dengan tiga poin, di belakang Jerman dengan tujuh poin, Hungaria dengan 10 poin dan Italia, yang memuncaki grup dengan 11 poin sekaigus lolos ke empat besar UEFA Nations League tahun depan.

Sudah lebih dari 100 tahun sejak Inggris terakhir kali menjalani enam pertandingan kompetitif tanpa kemenangan, tetapi mereka setidaknya mengubah narasi dengan perlawanan yang menggetarkan melawan Jerman.

“Anak-anak berada di bawah tekanan dengan hasil baru-baru ini dan kami semua datang ke sini dengan satu poin untuk dibuktikan,” kata Kane.

“Ada pelajaran yang masih bisa kami petik dari kesalahan yang kami buat, tetapi kami mencetak tiga gol dan saya merasa ini akan menempatkan kami dalam pola pikir positif menjelang Piala Dunia.”

Kedua belah pihak membutuhkan tonik menuju Piala Dunia setelah kiprah di UEFA Nations League yang buruk dengan Inggris terdegradasi ke Liga B setelah kalah 0-2 dari Italia, akhir pekan lalu. Pada saat bersamaan, Jerman kalah dengan skor yang sama di kandang dari Hungaria.

Terakhir kali kedua tum kuat itu bertemu di Wembley, di putaran final Euro 2020, Inggris menang 2-0 dan dilanda gelombang euforia. Namun suasana berubah menjadi buruk terutama karena kurangnya gol yang menyedihkan. Penalti Kane di Jerman menjadi satu-satunya gol mereka dalam lima pertandingan UEFA Nations League sebelumnya.

 

sumber : REUTERS
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA