Senin 26 Sep 2022 06:26 WIB

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Satu Orang Meninggal

Korban meninggal merupakan sopir bus Restu.

Bagian depan minibis Isuzi Elf bernomor polisi N 7023 YJ ringsek setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di KM 438+400 B ruas tol Semarang- Solo, di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/9). (Ilustrasi)
Foto: dok. istimewa
Bagian depan minibis Isuzi Elf bernomor polisi N 7023 YJ ringsek setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di KM 438+400 B ruas tol Semarang- Solo, di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/9). (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG--Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di Tol Malang-Pandaan pada kilometer 76 di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Ahad (25/9/2022). Kecelakaan terjadi sekitar pukul pukul 17.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita mengatakan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan. Yakni dua minibus, satu bus, dan dua truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga

"Satu orang meninggal merupakan pengemudi bus Restu yang terlibat kecelakaan tersebut," kata Agnis saat dikonfirmasi, Ahad (25/9/2022).

Agnis menjelaskan, dua minibus yang terlibat kecelakaan tersebut bernomor polisi L 818 ZA dan N 1939 BF. Sementara bus Restu yang terlibat kecelakaan itu bernomor polisi N 7091 UG, serta dua truk pengangkut BBM L 8241 UG dan B 9112 SEI. Pengemudi bus yang meninggal dunia tersebut bernama Yuniar Krisyanto warga Surabaya, Jawa Timur.

Menurutnya, kecelakaan yang juga mengakibatkan kemacetan panjang di Tol Malang-Pandaan menuju wilayah Surabaya tersebut juga menyebabkan empat orang lainnya mengalami luka ringan. Empat orang tersebut saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang, Kabupaten Malang.

"Untuk empat orang penumpang mengalami luka ringan dan saat ini dirawat di RSUD Lawang," ujarnya.

Ia menambahkan, kronologi kecelakaan tersebut bermula pada saat bus Restu melaju di jalur kanan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Kemudian, pada lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bus tersebut berpindah ke lajur sebelah kiri.

Kemudian, lanjutnya, pada saat bus tersebut berpindah ke lajur sebelah kiri, menabrak satu minibus dan menyebabkan minibus tersebut terpelanting ke sebelah kanan. Kendaraan itu, kemudian menabrak kendaraan minibus lainnya yang berada di jalur kanan.

"Sementara bus menabrak truk tanki BBM, dan kendaraan tanki yang ditabrak bus itu juga menabrak truk tanki BBM lainnya. Pengemudi bus meninggal di TKP," ujarnya.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut. Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari Malang menuju Surabaya sempat terhambat dan saat ini baru bisa dilalui satu jalur.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement