Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Presiden PSG Sindir Madrid, Soal Apa?

Ahad 25 Sep 2022 23:00 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Agung Sasongko

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tiba untuk upacara Ballon d

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tiba untuk upacara Ballon d

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Presiden Paris St Germain menyindir Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIS -- CEO Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, menyindir Real Madrid yang merayakan kemenangan mereka di Liga Champions musim lalu. Sindiran AL-Khelaifi tidak terlepas dari rencana pembentukan Liga Super Eropa, dimana Real Madrid menjadi salah satu penggagas ya.

Liga Super merupakan bentuk protes dari klub-klub top Eropa terhadap Liga Champions, dimana PSG merupakan salah satu dari penggagas kompetisi tersebut. Juventus, Barcelona dan Real Madrid merupakan tiga yang secara resmi bertekad menggelar Liga Super, meski tidak ada perkembangannya sampai saat ini.

Baca Juga

Hal itu memicu Al-Khelaifi, yang merupakan presiden Asosiasi Klub Eropa, untuk menyindir habis raksasa Bundesliga tersebut. ''Yang aneh adalah mereka merayakan kemenangan kompetisi klub UEFA. Sangat aneh bahwa Anda melawan kompetisi klub yang sudah ada dan fantastis, tapi Anda berpartisipasi, merayakan dan menikmati kemenangan gelar, yang menurut saya sangat, jujur saja, sangat aneh,'' ucap Al-Khelaifi, dikutip dari Football-espana, Ahad (25/9).

Namun komentar Al-Khelaifi tersebut bisa jadi juga karena rasa iri, dimana PSG selalu gagal memenangkan Liga Champions, meski telah melakukan investasi besar-besaran untuk meningkatkan skuad mereka. Sementara itu, protes Real Madrid terhadap Liga Champions adalah perihal pembagian uang antara pemilik klub dan sepak bola. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA