Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Menpora: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 yang Baik

Jumat 23 Sep 2022 00:09 WIB

Red: Israr Itah

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (ketiga kiri) bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan (ketiga kanan) berjalan bersama maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya (tengah) saat parade perkenalan maskot Piala Dunia U-20 2023 pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (18/9/2022). PSSI bersama FIFA memperkenalkan maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya dengan karakter badak Jawa yang mengenakan jersey Timnas Indonesia berwarna merah putih.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (ketiga kiri) bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan (ketiga kanan) berjalan bersama maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya (tengah) saat parade perkenalan maskot Piala Dunia U-20 2023 pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (18/9/2022). PSSI bersama FIFA memperkenalkan maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya dengan karakter badak Jawa yang mengenakan jersey Timnas Indonesia berwarna merah putih.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Menpora menyebut perwakilan FIFA sudah cukup puas dengan persiapan Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan pemerintah terus mempersiapkan Indonesia agar menjadi tuan rumah yang baik saat menggelar Piala Dunia U-20 2023 pada 20 Mei-11 Juni. Menpora menyampaikan, baik kementerian/lembaga maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 terus berkoordinasi untuk menyukseskan ajang tersebut.

"Kami saat ini terus mempersiapkan kepanitiaan, koordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten kota. Kami ingin tidak hanya menjadi tuan rumah sepak bola saja, tapi juga menampilkan inilah Indonesia. Kami ingin menunjukkan kepada negara peserta bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik," kata Amali di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga

Setelah peluncuran maskot Bacuya pekan lalu, Amali menyebut perwakilan FIFA juga sudah cukup puas dengan persiapan yang sudah dilakukan Indonesia menghadapi kejuaraan sepak bola dunia kelompok umur itu.

Terkait tim nasional, Menpora mengaku tak ingin membebani para pemain dengan target tinggi. Sebab ia sadar lawan yang akan dihadapi Indonesia merupakan tim-tim yang jauh lebih berpengalaman dan matang. Ia meminta skuad Garuda Nusantara berjuang maksimal agar bisa lolos babak penyisihan.

"Kita harus sadar diri terkait target bisa juara karena kita akan menghadapi tim-tim dari Eropa, Amerika Latin dan Asia yang sudah matang dan maju. Saya sudah meminta kepada pemain untuk terus berjuang maksimal dan terbaik. Kalau bisa lolos dari babak penyisihan," tuturnya.

Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar pada tahun lalu itu akan diikuti 24 negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Ada enam stadion yang sudah disiapkan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).

Menpora memastikan enam stadion itu beserta lapangan pendukung itu sudah siap menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 setelah dilakukan beberapa renovasi minor oleh Kementerian PUPR. FIFA akan kembali melakukan inspeksi persiapan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia pada Oktober mendatang.

 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA