Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Bicara Soal Perubahan Iklim, Priyanka Chopra Sebut Dunia di Titik Kritis

Jumat 23 Sep 2022 05:55 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Priyanka Chopra jadi pembicara terkait iklim pada pembukaan SDG PBB.

Priyanka Chopra jadi pembicara terkait iklim pada pembukaan SDG PBB.

Foto: EPA-EFE/VICKIE FLORES
Priyanka Chopra jadi pembicara terkait iklim pada pembukaan SDG PBB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Priyanka Chopra Jonas menyebut dunia sedang ada di titik kritis. Dia menyampaikan hal itu dalam pidato sambutan di pembukaan Sustainable Development Goals (SDG) Moment mewakili Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diunggah melalui YouTube.

Bintang serial drama "Quantico" itu membahas beberapa masalah paling signifikan di dunia, termasuk perubahan iklim. Chopra Jonas berpendapat kini dunia sedang tidak baik-baik saja dan krisis yang ada di berbagai belahan dunia tidak terjadi secara kebetulan. 

Baca Juga

"Kita bertemu hari ini di titik kritis dunia, ketika solidaritas global lebih penting dari sebelumnya. Ketika banyak negara terus berjuang dari dampak buruk pandemi Covid-19, ketika krisis iklim mengimbas kehidupan dan mata pencaharian, ketika konflik berkecamuk, dan ketika kemiskinan, kelaparan, dan ketidaksetaraan menghancurkan fondasi dunia yang kita perjuangkan dalam waktu yang lama," ucap Chopra Jonas.

Perempuan 40 tahun itu melanjutkan dengan optimisme, bahwa berbagai permasalahan yang ada bisa diatasi dengan sebuah rencana. Dia merujuk pada SDG, yakni tujuan pembangunan berkelanjutan PBB. Daftar tujuan itu dirumuskan bersama pada 2015 agar banyak orang berkesempatan mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Chopra Jonas telah bekerja dengan UNICEF sebagai duta niat baik global selama lebih dari satu dekade. Dia mengunjungi tempat-tempat seperti Zimbabwe dan daerah kumuh di Mumbai, India. Setelah memenangkan Miss World pada tahun 2000, Chopra Jonas menyadari bahwa dia bisa membuat perbedaan dalam skala global.

"Saya menyadari bahwa saya memiliki posisi berkuasa, dan saya dapat mengasosiasikan diri saya dengan tujuan yang benar-benar saya yakini," kata bintang "Baywatch" itu 2018 silam. Menurut Chopra Jonas, turun langsung ke lapangan adalah pengalaman yang paling istimewa.

Kesempatan-kesempatan itu mempertemukan dia dengan anak-anak dan penyintas yang luar biasa. Chopra Jonas merasa memiliki momen bahagia ketika bisa membantu mengadvokasi hak-hak dan kesejahteraan anak di seluruh dunia. 

"Itu sangat menggerakkan saya untuk bisa pergi ke tempat-tempat di mana anak-anak ini tidak memiliki suara atau tidak ada yang mendengarkan mereka, dan benar-benar menjelaskan hal itu," kata Chopra Jonas, dikutip dari laman People, Kamis (22/9/2022).

Dia mengaku lebih bersyukur atas hidupnya dan menyadari ada berbagai hak istimewa yang dia punya. Misalnya, bisa tinggal di rumah yang nyaman, punya kemampuan untuk mendapatkan pendidikan, memiliki pekerjaan yang diinginkan, dan menjalani kehidupan yang memang dipilihnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA