Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Terungkap, Gerard Pique Berambisi Jadi Bek Tengah dengan Gaji Tertinggi Sejagat

Kamis 22 Sep 2022 09:17 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Bek veteran Barcelona, Gerard Pique.

Bek veteran Barcelona, Gerard Pique.

Foto: AP/Joan Monfort
Pique minta gaji melampaui gaji yang diterima Sergio Ramos saat masih membela Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Bek tengah Barcelona, Gerard Pique, sempat menjadi sorotan usai harian asal Spanyol, El Mundo, melansir percakapannya dengan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales. Percakapan itu membahas soal kesepakatan bisnis terkait gelaran Piala Super Spanyol.

Namun, ini ternyata bukan satu-satunya kontroversi yang muncul dari bek tengah asal Spanyol tersebut. Dalam edisi terbarunya, El Mundo melansir soal ambisi Pique untuk menjadi bek tengah dengan gaji tertinggi sejagat, melampaui gaji yang diterima Sergio Ramos saat masih membela Real Madrid.

Baca Juga

Dalam seri laporan yang bertajuk ''BarcaLeaks'', El Mundo menyebut, keinginan ini diungkapkan Pique saat membahas perpanjangan kontrak dengan manajamen Barcelona, yang saat itu masih dipimpin oleh Joseph Maria Bartemou, pada Oktober 2020 silam. Saat itu, Pique sepakat dengan perpanjangan kontrak selama lima tahun.

''Dalam percakapannya dengan Bartomeu, Pique mengatakan ingin mendapatkan bayaran lebih tinggi dari yang didapatkan Sergio Ramos di Real Madrid. Dengan begitu, Pique akan menjadi pemain bertahan dengan bayaran tertinggi sejagat,'' tulis laporan El Mundo seperti dikutip Mundo Deportivo, Kamis (22/9/2022).

Saat itu, Barcelona memang tengah berusaha menawarkan kontrak anyar pada sejumlah penggawa di tim utama. Tidak hanya Pique, Barca juga akhirnya mencapai kata sepakat soal perpanjangan kontrak Frenkie de Jong, Marc Ander Ter-Stegen, dan Frenkie de Jong.

Dengan dalih penyesuaian gaji, Pique justru mendapatkan gaji yang terbilang cukup besar. Pada tahun pertama perpanjangan kontrak, bek tengah berusia 35 tahun itu akan mendapatkan gaji sebesar 18 juta euro. Namun, besaran gaji kotor Pique ini akan terus naik pada setiap musim, hingga akhirnya menyentuh angka 40,80 juta euro pada musim terakhir di kontraknya, tepatnya pada 2023/2024.

Total, Pique akan menerima bayaran kotor sebesar 142 juta euro. Besaran bayaran Pique ini sudah termasuk berbagai bonus dan pajak.

''Setelah pajak, Pique akan menerima bayaran bersih total sebesar 15 juta euro dalam kontrak bersama Barcelona. Angka ini jauh lebih besar dari yang diterima Sergio Ramos dari Real Madrid, yang mencapai 12,5 juta euro,'' lanjut laporan El Mundo tersebut.

Di sisi lain, lansiran El Mundo ini semakin menunjukkan kegagalan Bartemou dalam mengelola keuangan Blaugrana, terutama untuk pos gaji pemain. Pada November 2020, Bartemou akhirnya mengundurkan diri setelah mendapatkan desakan dari berbagai pihak.

Barcelona pun terbukti mengalami krisis keuangan pada Januari 2021 dan dilaporkan memiliki utang hingga mencapai 1 miliar euro.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA