Rabu 21 Sep 2022 22:16 WIB

Wagub Edy: Kalteng Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan

Program DRPPA menjadi komitmen Pemprov Kalteng meningkatkan kesejahteraan gender

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo menggelar ramah tamah dan jamuan santap malam bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (21/9/2022).
Foto: istimewa
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo menggelar ramah tamah dan jamuan santap malam bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (21/9/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo menggelar ramah tamah dan jamuan santap malam bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (21/9/2022). 

Saat membacakan sambutan Gubernur, Wagub Edy Pratowo menjelaskan bahwa program pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Provinsi Kalteng merupakan salah satu wujud komitmen Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan serta meningkatkan perlindungan terhadap perlindungan anak dan perempuan.

Baca Juga

"Saya berharap program ini dapat diimplementasikan di seluruh desa yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, guna mewujudkan desa yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya bagi perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedianya sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak," ucapnya. 

photo
Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengucapkan terima kasih atas komitmen Provinsi Kalteng yang akan mewujudkan Desa Ramah Peduli Anak. - (istimewa)

 

Lebih lanjut Wagub mengatakan program percepatan penurunan angka stunting juga menjadi salah satu prioritas Pemprov. Kalteng, dimana Provinsi Kalteng mendapat amanat untuk menurunkan prevalensi stunting sebesar 15,38 persen pada tahun 2024 dan 14 persen secara nasional.

"Perlu adanya partisipasi dan peran aktif segenap stakeholders terkait dalam mensosialisasikan Gerakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Penyebarluasan informasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pengetahuan kita bersama dari semua unsur tentang pendidikan keluarga 1.000 Hari Pertama Kehidupan," imbuhnya. 

Sementara itu, Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengucapkan terima kasih atas komitmen Provinsi Kalteng yang akan mewujudkan Desa Ramah Peduli Anak. 

"Desa Ramah Peduli Anak adalah program terintegrasi yang kita lakukan dimulai dari tingkat desa berkaitan dengan kesetaraan gender dan juga pemenuhan hak dan perlindungan anak," ujarnya. 

Sebagai informasi, pada Kamis (22/9/2022), Menteri PPPA bersama rombongan akan bertolak ke Desa Bukit Liti Kabupaten Pulang Pisau untuk melaksanakan acara Deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Bebas Stunting dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Prov. Kalteng tahun 2022.

Selain itu Menteri PPPA juga akan mengunjungi Taman Edukasi, salah satunya untuk meninjau Dapur Sehat Atas Stunting (DAHSAT). Turut hadir Ketua TP PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga PAUD Prov. Kalteng Hj. Nunu Andriani Edy Pratowo, Sekretaris Daerah H. Nuryakin, Ketua DWP Prov. Kalteng Hj. Anitha Nuryakin dan unsur Forkopimda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement