Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

Golongan Manusia yang akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat

Kamis 22 Sep 2022 00:57 WIB

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

Golongan Manusia yang akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat

Tidak ada naungan pada hari kiamat kecuali naungan khusus dari Allah.

5. Seseorang dengan karakter moral yang solid

Rasulullah mencontohkan karakter yang kukuh ini. Dia mengatakan seorang pria tergoda untuk hubungan terlarang dengan seorang wanita yang cantik dan kaya, berpengaruh atau dari keluarga bergengsi dan dia menolak.

Imam Ibnu Hajar mengatakan bahwa ini tidak terbatas pada seorang pria saja yang tergoda oleh seorang wanita; itu juga berlaku untuk seorang wanita yang mungkin tergoda oleh seorang pria yang sangat cantik, kuat dan kaya dan dia menolak dan berkata "Aku takut kepada Allah."

Dibutuhkan banyak kekuatan moral untuk menolak godaan ketika pasangan lain itu menarik, kaya, dan tidak hanya menyetujui tetapi juga persuasif. Mereka yang memiliki akhlak yang begitu kuat memang berada dalam lindungan Allah SWT.

6. Orang yang bersedekah dan tidak memamerkan amalnya

Seseorang bersedekah sedemikian rupa sehingga tangan kirinya pun tidak mengetahui apa yang telah dilakukan tangan kanannya. Ini adalah cara yang sangat kuat dan indah untuk mengatakan bahwa seseorang memberi dengan tenang, diam-diam dan dengan ketulusan.

Tujuannya bukan untuk pamer, mencari publisitas, nama atau ketenaran; tetapi hanya untuk menyenangkan Allah. Ini adalah jenis amal tertinggi dan memiliki pahala dan berkah khusus dari Allah.

7. Seseorang yang mengingat Allah secara pribadi dengan mata berkaca-kaca

Memikirkan Allah, mengulang nama-nama indah-Nya, bersyukur dan memuji-Nya, inilah cara-cara untuk mengingat (dzikir) Allah. Melakukan dzikir sendirian dalam privasi seseorang, ketika tidak ada yang melihat, dengan hati yang bergerak dan mata yang berkaca-kaca adalah tanda iman yang tulus dan cinta yang mendalam kepada Allah. Orang-orang yang dicintai Allah, sesungguhnya mereka berada di bawah naungan dan perlindungan-Nya.

Ketujuh karakter ini adalah karakter moral dan spiritual yang sangat dalam. Mereka menunjukkan iman dan komitmen tulus seseorang. Mereka terkait dengan perasaan, berpikir, berbicara dan bertindak. Ini adalah karakter sejati dari orang percaya yang tulus. Semoga Allah SWT untuk memberi kita dengan karakter ini dan dengan naungannya di dunia ini dan juga di akhirat.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA