Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Pioli Mulai Khawatirkan Performa Lini Serang AC Milan

Senin 19 Sep 2022 09:19 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih AC Milan Stefano Pioli bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Napoli, di Stadion San Siro di Milan, Italia, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. Milan kalah 1-2 di laga itu.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Napoli, di Stadion San Siro di Milan, Italia, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. Milan kalah 1-2 di laga itu.

Foto: AP/Antonio Calanni
AC Milan mampu terus menekan pertahanan lawan tapi kesulitan mencetak gol.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengungkapkan kekhawatiran terbesar terkait performa anak-anak asuhnya usai I Rossoneri dibekap Napoli, 1-2, pada giornata ketujuh Serie A Liga Italia, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. Adalah kinerja lini serang Milan yang menjadi sorotan terbesar Pioli di laga tersebut.

Terus menekan sejak awal pertandingan, Milan malah kebobolan lebih dulu, tepatnya pada menit ke-55. Matteo Politano sukses mengeksekusi tendangan penalti usai pelanggaran yang dialami Kvicha Kvaratskhelia.

Baca Juga

I Rossoneri sempat menyamakan kedudukan lewat gol Olivier Giroud pada menit ke-69 usai memanfaatkan sodoran umpan tarik dari Theo Hernandez. Namun, Milan akhirnya menutup laga di Stadion San Siro itu dengan kekalahan setelah Giovani Simeone mampu memaksimalkan umpan lambung dari Mario Rui pada menit ke-78.

Segenap upaya Milan untuk bisa menambah gol terus menemui kegagalan, termasuk saat tendangan Pierre Kalulu membentur mistar gawang pada pengujung laga. Rekor tidak terkalahkan I Rossoneri dalam 22 partai liga akhirnya terhenti di laga ini.

Itu juga menjadi kekalahan pertama juara bertahan Serie A tersebut pada awal musim ini. Pascalaga, Pioli tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Kekalahan itu terasa begitu menyakitkan lantaran para penggawa I Rossoneri dinilai sudah mampu tampil baik.

''Kekalahan ini mengecewakan. Kekalahan bisa terjadi apabila tim lawan bermain lebih bagus. Namun, di laga ini, kami seharusnya tidak menelan kekalahan. Saya harap, kami bisa belajar dari laga ini, terutama agar bisa lebih klinis di depan gawang lawan,'' ujar Pioli seperti dikutip Football Italia, Senin (19/9/2022).

Di sepanjang laga, Milan memang mampu terus menekan pertahanan tim tamu. Tidak tanggung-tanggung, total 22 tembakan dilepaskan para penggawa I Rossoneri pada sepanjang laga ini.

Namun, dari 22 tembakan tersebut hanya lima yang tepat mengarah ke gawang, termasuk satu kali membentur mistar gawang. Jumlah tembakan tepat ke arah gawang Milan di laga ini hanya terpaut satu tembakan dari yang ditorehkan Napoli. Padahal, I Partenopei hanya melepaskan sembilan tembakan.

Artinya, dari segi efektivitas serangan, I Partenopei terbukti lebih unggul dari I Rossoneri. Pioli pun menyebut, kekhawatiran terbesar dari performa anak-anak asuhnya bukan terletak pada rapuhnya lini belakang, tapi pada kinerja sektor penyerangan.

Dengan delapan kali kebobolan di tujuh laga awal, Milan menjadi tim dengan pertahanan terburuk di lima besar klasemen sementara Liga Italia musim ini. ''Saya lebih kecewa dengan kegagalan kami memanfaatkan peluang. Mungkin benar, kami sudah kebobolan begitu banyak gol pada awal musim ini dan kami perlu membehani aspek tersebut. Namun, kekhawatiran terbesar saya justu berada di sektor penyerangan,'' kata mantan pelatih Fiorentina tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA