Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Tak Harus ke Bengkel, Begini Cara Merawat Tunggangan Kesayangan

Ahad 18 Sep 2022 10:33 WIB

Red: Hiru Muhammad

Populasi sepeda motor menjadi yang terbesar di Indonesia. Hingga 2022 ini saja, terdapat 120 juta unit kendaraan roda beredar di jalanan Tanah Air. Alasan pasti mengenai pemilihan kendaraan jenis ini tentu saja karena kepraktisannya, selain tentu karena lebih irit bahan bakar ketimbang mobil.

Populasi sepeda motor menjadi yang terbesar di Indonesia. Hingga 2022 ini saja, terdapat 120 juta unit kendaraan roda beredar di jalanan Tanah Air. Alasan pasti mengenai pemilihan kendaraan jenis ini tentu saja karena kepraktisannya, selain tentu karena lebih irit bahan bakar ketimbang mobil.

Foto: istimewa
Alasan pasti mengenai pemilihan kendaraan jenis ini tentu saja karena kepraktisannya,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Populasi sepeda motor menjadi yang terbesar di Indonesia. Hingga 2022 ini saja, terdapat 120 juta unit kendaraan roda beredar di jalanan Tanah Air. Alasan pasti mengenai pemilihan kendaraan jenis ini tentu saja karena kepraktisannya, selain tentu karena lebih irit bahan bakar ketimbang mobil. 

Meski begitu, perawatan terhadap sepeda motor tetap harus dilakukan. Tak melulu ke bengkel, aktivitas tersebut nyatanya tetap bisa dilakoni sang pemilik secara mandiri. Berikut ini cara merawat sepeda motor agar awet yang bisa dilakukan sendiri di rumah: 

Baca Juga

1. Membersihkan secara Rutin

Sepeda motor yang bersih bukan saja enak dipandang mata. Maka dari itu, mencuci motor pun sebaiknya dapat dijalankan secara rutin. Pastikan juga melakukannya secara detail dan benar, termasuk pula dalam proses pengeringannya agar tak muncul jamur di bodi motor atau korosi pada bagian motor yang terbuat dari besi.

2. Periksa Tekanan Angin Ban 

Masih berkaitan dengan komponen sepeda motor, periksalah tekanan angin ban secara berkala. Pastikan kondisi anginnya sesuai rekomendasi pabrikan. Jika kurang atau kelebihan, hal ini akan berpengaruh terhadap, stabilitas berkendara, usia pakai ban hingga konsumsi bahan motor. 

3. Ganti Oli Mesin secara Rutin

Agar komponen terutama mesin sepeda motor awet, oli mesin wajib diganti secara berkala. Hal ini pun masih bisa dilakukan sendiri oleh pemilik sepeda motor. 

"Paling mudah untuk mengetahuinya adalah membaca buku manual dari sepeda motor Anda. Namun, kami menyarankan sebaiknya oli mesin diganti setiap 2.000 km," kata Brahma Putra Mahayana selaku Technical Specialist dari PT Pertamina Lubricants (PTPL) dalam keterangan tertulisnya Ahad (18/9/2022). 

Untuk oli mesin, Pertamina Lubircants memiliki beragam produk untuk berbagai jenis motor yang tergabung ke dalam line up Pertamina Enduro Series. Untuk sepeda motor kopling basah (bebek/motor sport) ditawarkan opsi-opsi seperti  Enduro 4T Sport 5W-30, Enduro 4T Racing 10W-40 dan Enduro 4T 20W-50. 

"Salah satu keunggulan oli Enduro 4T Racing adalah memiliki fitur anti-slip kopling yang menjadikan tarikan motor lebih bertenaga. Oli Enduro 4T Racing ini juga sudah melalui pengujian variable speed friction test dengan koefisien friksi yang lebih sesuai dibandingkan dengan oli lain yang spesifikasinya sama," jelas Brahma. 

Sementara untuk motor matic, tersedia pilihan pelumas seperti Enduro Matic V 10W-40, Enduro Matic 10W-30, Enduro Matic-S 10W-30, Enduro Matic-G 20W-40, dan oli transmisi Enduro Gear Matic. 

"Khusus oli Pertamina Enduro Matic V sudah memiliki spesifikasi paling tinggi di kelasnya atau sudah memiliki approval API SN. Selain itu pelumas ini juga diformulasikan khusus untuk matic 150 cc ke atas. Jadi kekentalan olinya 10W- 40, sesuai untuk motor matic 150cc," kata Brahma lebih lanjut. 

4. Membersihkan Filter Udara

Filter udara menjadi komponen yang vital pada sepeda motor. Item ini berfungsi memasok udara ke ruang bakar. Jika kondisinya sudah kotor, udara yang tersalur tidak akan optimal atau malah akan bercampur dengan kotoran. Sebaiknya pula, lakukan pengecekan atau ganti bilamana tidak memungkinkan lagi untuk dibersihkan. Untuk penggantian filter udara, idealnya dapat dilakukan setiap 10.000 - 16.000 km. 

5. Bersihkan Busi

Sama halnya oli mesin atau filter udara, pengecekan terhadap kondisi busi sepeda motor pun dapat dilakukan sendiri. Setelah membukanya dengan kunci busi, cek secara menyeluruh dan bersihkan apabila terdapat bagian kepala busi sudah menghitam. 

Pasalnya, kondisi busi kotor inilah yang membuat penyaluran listrik dari elektroda menjadi terhambat. Untuk membersihkannya, bisa menggunakan bensin lantas bersihkan dengan sikat kawat. Namun, pastikan lagi busi tersebut bersih dan kering sebelum dipasang kembali.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA