Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Pemkot Yogyakarta Rutin Pantau Harga Bahan Pokok

Sabtu 17 Sep 2022 09:26 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Bilal Ramadhan

Pembeli berbelanja di Pasar Tradisional Prawirotaman, Yogyakarta.

Pembeli berbelanja di Pasar Tradisional Prawirotaman, Yogyakarta.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pemkot Yogyakarta rutin memantau harga bahan pokok untuk menekan inflasi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan pemantauan secara rutin terhadap harga bahan pokok. Pemantauan ini dilakukan untuk menekan inflasi akibat naiknya sejumlah bahan pokok menyusul kenaikan harga BBM.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Sumadi mengatakan, pemantauan menyusul kenaikan BBM ini mulai dilakukan pekan ini baik di pasar tradisional, maupun di pusat perbelanjaan modern. Termasuk pemantauan di gudang cadangan pangan yang ada di Kota Yogyakarta.

Baca Juga

"Kita melakukan pemantauan terhadap harga-harga yang memungkinkan mendongkrak angka inflasi seperti beras, daging, sayur-sayuran," kata Sumadi.

Dari pemantauan yang sudah dilakukan, Sumadi menyebut, tidak ada kenaikan harga bahan pokok yang signifikan. Bahkan, kata Sumadi, harga bahan pokok saat ini di Kota Yogyakarta masih relatif normal setelah naiknya harga BBM.

"Kenaikan BBM belum lama ini dikhawatirkan memicu inflasi. Meski angka inflasi di Kota Yogyakarta sempat naik, namun harga kebutuhan pokok di Kota Yogyakarta relatif stabil," ujar Sumadi.

Sumadi menjelaskan, beberapa komoditas pangan justru mengalami penurunan harga. Salah satunya cabai keriting yang mengalami penurunan menjadi sekitar Rp 35 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram.

"Selain cabai, telur yang sebelumnya sempat di atas Rp 30 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 27 ribu," jelas Sumadi.

Meskipun begitu, Sumadi menyebut bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap harga-harga bahan pokok. Begitu pun dengan ketersediaan bahan pokok juga terus dipantau.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok agar tidak memicu semakin meningkatkan inflasi, pihaknya juga melakukan upaya lain. Seperti menggelar pasar murah dengan menggandeng berbagai instansi seperti Bulog dan Kadin.

"Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki skema khusus. Salah satunya Pemkot Yogyakarta bakal menggelar pasar murah," tambah Sumadi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA