Jumat 16 Sep 2022 22:49 WIB

UIN Banten-BNPT Jalin Kemitraan Perkuat Imunitas Mahasiswa dari Radikalisme Terorisme

Mahasiswa mempunyai peran dan tanggung jawab besar cegah radikalisme

Sekjen BNPT, Mayjen TNI Dedi Sambowo (kedua dari kanan) dengan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Wawan Wahyuddin, menjalin kemitraan. Dalam kemitraan tersebut terungkap mahasiswa mempunyai peran dan tanggung jawab besar cegah radikalisme
Foto: Dok Istimewa
Sekjen BNPT, Mayjen TNI Dedi Sambowo (kedua dari kanan) dengan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Wawan Wahyuddin, menjalin kemitraan. Dalam kemitraan tersebut terungkap mahasiswa mempunyai peran dan tanggung jawab besar cegah radikalisme

REPUBLIKA.CO.ID, SENTUL— Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Gedung Baladika Kantor BNPT RI Sentul, Bogor pada Jumat (16/9).  

Sekretaris Utama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, menjelaskan PKS yang ditandatangani bersama  UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sangatlah strategis mengingat pentingnya kolaborasi pencegahan paham intoleran dan radikal terorisme dengan perguruan tinggi. 

Baca Juga

Sumber daya manusia baik para tenaga pengajar dan dosen di perguruan tinggi diharapkan mampu berperan aktif mencegah masuknya paham radikal terorisme.  

"Semoga anak-anak kita (mahasiswa) punya imunitas dalam melawan paham radikal terorisme dan lewat PKS ini program-program kolaborasi bersama antara UIN Banten dan BNPT dapat berjalan dengan baik," jelasnya.  

Dedi menambahkan selama ini BNPT terus memacu kolaborasi dengan entitas perguruan tinggi mengingat  urgensi dalam melindungi mahasiswa Indonesia dari pengaruh paham radikal terorisme.  

"Kita terus memacu kolaborasi ini karena penting sekali, anak-anak mahasiswa merupakan aset bonus demografi 2030 dan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya.  

Sementara itu Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Wawan Wahyuddin, menuturkan PKS pencegahan paham radikal dan intoleransi dengan BNPT dapat menjawab salah satu tantangan dunia pendidikan tinggi masa kini yaitu terkait keamanan masuknya ideologi transnasional di kalangan mahasiswa.  

"Kerja sama dengan BNPT ini untuk menjaga NKRI. UIN Banten bersinergi dan berkolaborasi dengan BNPT dalam rangka mendukung terciptanya Indonesia Emas 2045," jelasnya.    

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement