Kamis 15 Sep 2022 21:06 WIB

Inang Jadi Film Pertama Naysila Mirdad Selama Berkarier

Kerap bermain sinetron, film 'Inang' menjadi film layar lebar pertama Naysila Mirdad.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah
Aktor Naysila Mirdad dalam jumpa pers film horror-thriller INANG di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (14/9).
Foto: Republika/Umi Nur Fadhilah
Aktor Naysila Mirdad dalam jumpa pers film horror-thriller INANG di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (14/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Naysila Mirdad mengatakan Inang merupakan film pertamanya selama berkarier di dunia akting. Tak hanya itu, dia juga bermain dengan ibunya, Lydia Kandou dalam proyek horor arahan sutradara Fajar Nugros itu.

“Ini film pertamaku, dan langsung main di genre horor, ter-challenge banget,” kata Naysila dalam acara jumpa pers peluncuran Official Trailer & Poster Film 'INANG' di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga

Dalam film yang tayang pada 13 Oktober 2022, Naysila berperan sebagai Wulan, yaitu perempuan yang harus berjuang untuk menyelamatkan bayinya sambil melawan kekuatan jahat yang menghalanginya. Aktor kelahiran 23 Mei 1988 itu mengatakan tak hanya tertantan karena bermain di genre horor saja, tetapi dia menyebut karakternya sangat rumit.

Selain itu, dia juga harus memerankan karakter perempuan hamil. Dia banyak bertanya kepada ibunya dan sutradara tentang gerak-gerik sosok Wulan.

“Aku belum pernah pengalaman hamil, jadi aku banyak tanya, diskusi ke yang banyak pengalaman, sama ke mas Fajar juga,” ujar Naysila.

Naysila mengatakan, sangat senang bisa bermain dengan ibunya dalam proyek film pertamanya. Dia mengatakan banyak bertanya dan belajar dari ibunya.

“Kalau main sama mama seneng. Aku belajar banyak, pastinya seneng main sama mama. Pengalaman luar biasa,” kata dia.

Lydia mengatakan senang bisa bermain film dengan anaknya. Dia mengatakan dirinya dan Naysila sering membahas dan mendiskusikan skenario di rumah. Namun, dia mengatakan tetap bersikap profesional selama di lokasi syuting.

“Kalau udah di lokasi atau pembahasan skenario, saya tak pandang Nay sebagai anak tapi sebagai Wulan,” ujar dia.

Dia memuji peran Naysila sebagai perempuan hamil. “Aku agak ketakutan, karena dia jalannya kayak orang hamil beneran, pucet kayak orang hamil,” kata Lydia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement