Rabu 14 Sep 2022 15:07 WIB

Dua Korban Kebakaran di Cipayung Masih Dirawat di Rumah Sakit

Ibu dan anak yang menjadi korban kebakaran di Cipayung dirawat di RSCM

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Asap mengepul akibat kebakaran. Ibu dan anak yang menjadi korban kebakaran di Cipayung dirawat di RSCM. Ilustrasi.
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Asap mengepul akibat kebakaran. Ibu dan anak yang menjadi korban kebakaran di Cipayung dirawat di RSCM. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dua korban kebakaran di Jalan Masjid Al Khoir RT 07/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Perwakilan keluarga korban kebakaran, Cahyo (35), mengatakan keduanya yang terdiri dari Tiana Margasari (40) dan Sultan Saquile Apparel (6) telah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

"Sudah dibawa ke RSCM untuk ibu dan anaknya karena rumah sakit yang sebelumnya tidak ada alat-alat yang mendukung," kata Cahyo di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga

Cahyo menambahkan, saat ini kondisi keduanya masih mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar di sekujur tubuhnya. "Luka bakar sekitar 80 persen untuk ibu, anaknya 60 persen," ujar Cahyo.

Sebelumnya, satu orang warga tewas pada musibah kebakaran di Jalan Masjid Al Khoir RT 07/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.15 WIB. Korban bernama Syaiful (40) yang merupakan kepala keluarga itu meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka bakar dan terpapar asap kebakaran.

"Pas dibawa ke rumah sakit ya pas masih sadar, mungkin pertolongan di sana agak lambat," tutur Cahyo.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, diduga kebakaran terjadi akibat korsleting pada rumah korban lalu menjalar ke bagian sofa dan membesar. "Pemilik rumah terbangun karena mencium bau asap yang berasal dari ruang keluarga yang berasal dari meja dan sofa. Karena asap sudah mengepul pemilik rumah mencoba keluar melalui jendela dan memecahkan kaca," ujar Kasi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement