Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Pelatih Chelsea Sadar Suporter Brighton Sakit Hati karena Keputusan Mendadaknya

Senin 12 Sep 2022 06:45 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih baru Chelsea Graham Potter.

Pelatih baru Chelsea Graham Potter.

Foto: AP/Rui Vieira
Ia pun secara khusus ingin berterima kasih dan mengucapkan selamat tinggal.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Setelah resmi menjadi pelatih Chelsea FC, Graham Potter tidak serta-merta melupakan Brighton and Hove Albion. Ia pernah menjadi bagian dari the Seagulls.

Sekitar tiga tahun ia menangani klub yang bermarkas di Falmer Stadium itu. Ia menuliskan surat terbuka untuk berbagai elemen di eks timnya. Ia memahami, tidak semua penggemar Albion ikhlas melepas kepergiannya.

Baca Juga

Pertama-tama Potter mengaku menjalani momen luar biasa selama membesut Brighton. Sebuah fakta yang mengubah hidupnya. Momen kebersamaan mereka, akan selalu hidup dalam ingatannya.

"Saya mengucapkan selamat tinggal kepada klub hebat yang akan selalu berarti bagi saya dan keluarga saya," tulis pelatih 47 tahun ini, dalam surat terbukanya kepada the Seagulls, dikutip dari  90min.com, Ahad (11/9/2022).

Ia melihat Brighton sudah jauh berkembang. Menurutnya, untuk menjadi klub bagus, dibutuhkan pemilik dan penggemar hebat. Brighton mempunyai keduanya.

Ia menikmati hari-harinya selama bermarkas di Falmer Stadium. Meski demikian, pada akhirnya mereka harus berpisah. Sepanjang musim ini bergulir, Potter baru mendampingi Lewis Dunk dan rekan-rekan di tujuh pertandingan di berbagai ajang.

Secara tiba-tiba, ia memutuskan hengkang. Ia menggantikan Thomas Tuchel di Chelsea. Ia pelatih pertama the Blues di era Todd Boehly.

"Saya menyadari, perubahan tiba-tiba yang terjadi dalam sepak bola, sulit diterima beberapa orang. Mungkin saya tidak bisa meyakinkan anda semua, untuk memaafkan kepergian saya. Tetapi setidaknya, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih," ujar Potter.

Ia merasa mendapat banyak hal selama menangani Brighton. Ia ingin pergi dengan penuh kedamaian, melanjutkan tahapan lain dalam kariernya. Sang arsitek melihat eks klubnya sudah berada di posisi yang tepat.

"Saya berharap Anda sukses di masa depan," ujar Potter.

Baca juga : Akhirnya, Southgate Kembali Panggil Rashford dan Sancho Perkuat Timnas Inggris

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA