Selasa 06 Sep 2022 05:40 WIB

Sandiaga: Kesiapan Hotel untuk G20 di Bali Hampir 100 Persen

G20 bakal menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.
Foto: Dok Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan kesiapan hotel untuk akomodasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mendekati 99,5 persen.

"Seperti diketahui Wakil Presiden, Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan kami sudah meninjau langsung kesiapan (hotel) pada Minggu lalu. Kita lihat bukan hanya kesiapan akomodasi, tapi juga penggunaan mobil listrik dan kendaraan listrik di kawasan Nusa Dua Bali dan sekitarnya," kata Menparekraf dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin (5/9/2022).

Baca Juga

Lebih lanjut, persiapan G20 di Bali disebut bertujuan untuk menuju transformasi ekonomi hijau, transformasi digital, dan arsitektur kesehatan global (global health architecture). Presiden Joko Widodo disebut telah menekankan agar G20 memberikan dampak langsung kepada masyarakat Indonesia terutama untuk peningkatan omset Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan produk serta jasa yang akan dihadirkan sebagai suvenir atau akan dikonsumsi oleh para delegasi G20.

Sandiaga berasumsi bahwa G20 bakal menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang artinya mendukung target Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yaitu penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun 2022 berkat dorongan sektor UMKM sebesar 90 persen.

"Jadi G20 memasuki tahap-tahap yang sangat strategis," ucapnya.

Pemerintah akan mengundang beberapa pembicara, antara lain Pemilik Tesla Elon Musk dan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman yang nantinya menceritakan transformasi ekonomi di negaranya. "Ini yang menurut kami sangat luar biasa. Selain itu, tadi saya baru saja selesai mendampingi Bapak Presiden dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos yang memberikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia sebagai presidensi G20 tahun ini," ungkap dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement