Selasa 30 Aug 2022 20:02 WIB

Pengobatan Tulang Ala Ibnu Sina

Pada abad ke-10 M, Ibnu Sina, telah menguasai pengobatan tulang.

Tulang rusuk manusia (ilustrasi)
Foto: Wikipedia
Tulang rusuk manusia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada abad ke-10 M, Ibnu Sina, telah menguasai pengobatan tulang patah. Keahlian sang dokter kelahiran Asfana, sebuah wilayah dekat Bukhara, Turkistan, itu juga  dalam mengobati patah tulang diungkapkan Abdul Nasser Kaadan PhD, seorang dokter spesialis bedah tulang kelahiran Suriah dalam tulisannya bertajuk "Bone Fractures in Ibn Sina's Medicine".

"Penjelasan Ibnu Sina tentang pengobatan tulang patah hampir sama dengan buku-buku kedokteran modern," papar Kaadan yang juga seorang sejarawan kedokteran. Menurut Kaadan, Ibnu Sina membahas pengobatan tulang secara runut. ''Dia mengawali penjelasannya tentang patah tulang secara umum.''

Baca Juga

Galen dari dunia Islam, begitu Ibnu Sina kerap dijuluki, membahas pengobatan patah tulang secara detail. Mulai dari penyebab, jenis-jenisnya, bentuk-bentuk patah tulang, metode perawatan, dan komplikasi. ''Ibnu Sina telah menjelaskan beragam jenis patah tulang yang terjadi di setiap tulang,'' papar Kaadan yang tulisannya dimuat di muslimheritage.com.

Ibnu Sina menulis tentang pengobatan patah tulang dalam dua risalah yang termuat dalam buku keempat al-Qanun. Risalah pertama berjudul, "patah tulang secara keseluruhan" dan yang kedua bertajuk "patah tulang pada setiap bagian tulang secara terpisah". Menurut Kaadan, pada risalah pertama, Ibnu Sina mengupas penyebab patah tulang, jenis-jenisnya, bentuk-bentuk patah tulang, metode perawatan, dan komplikasi.

''Patah atau fracture adalah hilangnya sambungan pada tulang,'' begitu Ibnu Sina mendefinisikan patah tulang dalam al-Qanun fi-l-Tibb.

 

 

sumber : Islam Digest
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement