Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Politikus Nasdem: Fitnah Terhadap Erick Thohir Sangat Keji

Sabtu 27 Aug 2022 11:27 WIB

Red: Joko Sadewo

 Irma Suryani Chaniago menyebut fitnah Faizal terhadap Erick Thohir sangat keji.

Irma Suryani Chaniago menyebut fitnah Faizal terhadap Erick Thohir sangat keji.

Foto: Antara/Dede Rizky Permana
Tidak masuk akal Erick Thohir tak membayarkan uang sekolah seorang anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago  mendukung langkah Menteri BUMN, Erick Thohir melaporkan Faizal ke Bareskrim Polri. Fitnah yang dilakan Faizal ke Erick Thohir dinilai sangat keji.

Anggota Komisi IX DPR itu mengatakan cuitan Faizal yang menuding Erick punya banyak istri dan tidak membiayai anak, sangat kotor dan menjijikan. Apa yang dilakukan Fitnah telah merusak nama baik, membunuh karakter dan kehormatan keluarga Erick.

"Keji sekali cara-cara yang digunakan lawan politik Erick Thohir untuk mengamputasi elektabilitas beliau yang terus naik akhir-akhir ini sebagai kandidat capres atau cawapres," kata Irma, Sabtu (27/8/2022).

Disebutkannya, selama ini kehidupan keluarga Erick berjalan dengan harmonis. Kemampuan keuangan mereka juga luar biasa. Sehingga fitnah tidak membayarkan uang sekolah seorang anak tidak masuk akal.

Apalagi yayasan keluarga Erick Thohir banyak membangun masjid di dalam dan luar negeri. “Pak Erick punya anak-anak dan istri yang agamis. Keterlaluan sekali oknum buzzeRp yang memfitnah beliau punya istri banyak dan dinikahi secara goib,” kata  Irma.

Langkah Erick melaporkan Faizal ke Bareskrim Polri mendapat dukungan Irma. Ia meminta agar Bareskrim segera menindaklanjuti laporan ini. Apalagi, lanjut Irma, selama ini Faizal juga sudah banyak memfitnah tokoh lain.

"Oknum ini melakukan kerja politik pragmatis. Kenapa saya sebut politik pragmatis? Karena saya yakin, ada oknum di balik perbuatan merusak nama baik Pak Erick Thohir ini,” ungkap Irma.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA