Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

Car Free Day Kota Bandung tak akan Digelar Sepanjang 2022

Rabu 24 Aug 2022 11:24 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini

Sejumlah warga beraktivitas di area Taman Cikapayang Dago, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Ahad (12/6/2022). Pemerintah Kota Bandung belum menggelar hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) dengan mempertimbangkan sejumlah faktor untuk pelaksanaannya, meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung telah turun di level 1. Foto: Republika/Abdan Syakura

Sejumlah warga beraktivitas di area Taman Cikapayang Dago, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Ahad (12/6/2022). Pemerintah Kota Bandung belum menggelar hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) dengan mempertimbangkan sejumlah faktor untuk pelaksanaannya, meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung telah turun di level 1. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Dishub Kota Bandung tak menganggarkan kegiatan car free day untuk 2022

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) mengungkapkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Ir. H. Djuanda atau Jalan Dago, Kota Bandung tidak akan digelar sepanjang tahun 2022. Sebab di awal tahun pandemi Covid-19 masih tinggi dan saat ini hingga akhir tahun tidak terdapat anggaran.

"Kita tahu karena Covid-19 kita tidak mungkin mengadakan CFD jadi kami tidak menganggarkan di tahun 2022," ujar Kabid Keamanan dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kuswara kepada wartawan Rabu (24/8/2022).

Baca Juga

Ia mengungkapkan terdapat aspirasi masyarakat di bulan Juli yang menginginkan CFD digelar. Oleh karena itu, pihaknya mengadakan rapat dan mengajukan anggaran di APBD-Perubahan Kota Bandung.

"Kami mengajukan anggaran di perubahan tapi sampai saat ini perubahan nggak ada dikarenakan mungkin defisit," katanya.

Ia mengaku kegiatan CFD memberikan dampak kepada pengurangan emisi gas oleh karena itu perlu digelar. Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah hingga akhir tahun 2022 akan digelar CFD.

"Tanya saja ke kepala dinas seperti apa, kami pelaksana di lapangan," katanya.

Asep menambahkan pelaksanaan CFD sering disalahgunakan oleh masyarakat diantaranya dimanfaatkan untuk berjualan, membawa hewan dan lainnya. Oleh karena itu, apabila CFD akan digelar maka pihaknya akan menindak hal tersebut.

"Kadang (CFD) disalahgunakan jualan, bawa hewan dan lainnya, akan diatur," katanya.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA