Senin 22 Aug 2022 17:28 WIB

Dinkes: Tiga Warga DKI Kontak Erat dengan Kasus Pertama Cacar Monyet, tak Alami Keluhan

Ketiga warga yang kontak erat dengan pasien cacar monyet tak alami keluhan kesehatan.

Seorang dokter menunjukkan luka di tangan pasien yang disebabkan oleh cacar monyet di rumah sakit Arzobispo Loayza di Lima, Peru, Selasa, 16 Agustus 2022. Tiga warga DKI memiliki kontak erat dengan pasien pertama cacar monyet di Indonesia. Ketiganya dilaporkan tidak mengalami keluhan kesehatan.
Foto: AP Photo/Martin Mejia
Seorang dokter menunjukkan luka di tangan pasien yang disebabkan oleh cacar monyet di rumah sakit Arzobispo Loayza di Lima, Peru, Selasa, 16 Agustus 2022. Tiga warga DKI memiliki kontak erat dengan pasien pertama cacar monyet di Indonesia. Ketiganya dilaporkan tidak mengalami keluhan kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak tiga warga DKI Jakarta melakukan kontak erat dengan kasus pertama terkonfirmasi cacar monyet (monkeypox). Temuan kasus pertama itu diumumkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 20 Agustus 2022.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Senin, menyampaikan sampai saat ini tiga orang kontak erat tersebut dalam kondisi baik dan tidak mempunyai keluhan kesehatan. Dia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan pelacakan kontak (tracing) erat terhadap pasien cacar monyet tersebut.

Baca Juga

"Sebelum ditemukan kasus pertama ini, kami sudah pernah menerima laporan dan melakukan penyelidikan epidemiologi pada 11 orang terduga yang ditemukan sejak 20 Mei 2022, yang semuanya setelah melalui pemeriksaan laboratorium diketahui negatif cacar monyet," kata Widyastuti.

Langkah itu, menurut Widyastuti, adalah sebagai bagian dari upaya menemukan kasus sedini mungkin agar dapat dilakukan pemutusan rantai penularan dengan segera. Widyastuti juga menyebut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi pasien dan seluruh kontak eratnya.

"Pasien cukup kooperatif dan terbuka dengan tim kami. Kondisi pasien juga sudah membaik," ucapnya.

Widyastuti mengatakan, pihaknya terus mewaspadai penyakit ini sejak adanya sinyal peningkatan kasus cacar monyet di dunia hingga ditetapkannya cacar monyet sebagai penyakit yang dapat menjadi darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh World Health Organization (WHO) sejak 23 Juli 2022. Caranya ialah dengan terus meningkatkan surveilans cacar monyet melalui jejaring fasilitas kesehatan dan organisasi profesi kesehatan di Jakarta.

Pada 20 Agustus 2022, Kemenkes mengumumkan temuan kasus pertama terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia pada seorang pasien laki-laki berusia 27 tahun. Pasien tersebut mengalami keluhan kesehatan beberapa hari setelah kembali ke Indonesia pada 8 Agustus 2022 seusai melakukan perjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement