Selasa 23 Aug 2022 00:05 WIB

Pemkot Jaksel Sediakan Bantuan Bagi 398 Jiwa Terdampak Kebakaran di Simprug

Ada sekitar 133 kepala keluarga (KK) dan 398 jiwa terdampak kebakaran

Red: Nur Aini
Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran pemukiman di kawasan Simprug Golf II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ahad (21/8/2022). Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.48 WIB yang diduga akibat korsleting listrik di salah satu kontrakan di kawasan tersebut. Sementara menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, sekitar 100 rumah ludes terbakar dalam kejadian tersebut. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran pemukiman di kawasan Simprug Golf II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ahad (21/8/2022). Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.48 WIB yang diduga akibat korsleting listrik di salah satu kontrakan di kawasan tersebut. Sementara menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, sekitar 100 rumah ludes terbakar dalam kejadian tersebut. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyediakan bantuan untuk 398 jiwa yang terdampak kebakaran di kawasan Simprug Golf, Grogol Selatan, Kebayoran Lama.

"Kami membawa 100 kasur, mudah-mudahan bisa nyaman untuk tidur pada malam hari nanti," kata Wali Kota Jakarta Selatan Munjirindi Jakarta, Senin (22/8/2022).

Baca Juga

Munjirin menambahkan, ada sekitar 133 kepala keluarga (KK) dan 398 jiwa terdampak kebakaran yang terjadi pada Ahad (21/8) pagi.

"Kini disiapkan sembilan titik pengungsian yang diatur oleh Rukun Warga (RW) dan Lurah bagi warga yang terdampak," kata dia.

Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan serta Suku Dinas (Sudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan memberikan fasilitas kepada ratusan warga terdampak kebakaran tersebut.

Dari pihak Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Munjirin mengatakan, pihaknya berupaya agar anak-anak yang terdampak tetap bersekolah dan mendapat seragam sekolah. Sedangkan, Sudin Dukcapil Jakarta Selatan (Jaksel) memberikan kemudahan fasilitas kepengurusan dokumentasi kependudukan warga terdampak mulai dari Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di lokasi.

"Iya ini langsung dari pihak Sudin Kependudukan yang update semuanya dan langsung dicetak dan bisa langsung diberikan," tutur Munjirin.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement