Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Presiden Ukraina Desak PBB Lindungi PLTN Terbesar di Eropa Zaporizhzhia

Sabtu 20 Aug 2022 01:08 WIB

Red: Nur Aini

Zaporizhzhia, Pembangkit Tenaga Nuklir Terbesar di Ukraina dan Eropa

Zaporizhzhia, Pembangkit Tenaga Nuklir Terbesar di Ukraina dan Eropa

Foto: republika
PLTN terbesar di Eropa, Zaporizhzhia saat ini berada di bawah kendali Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, KYIV -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak tindakan segera untuk memastikan keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, Zaporizhzhia, yang saat ini berada di bawah kendali Rusia.

Setelah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres di Kota Lviv, Ukraina, Kamis (18/8/2022), Zelenskyy mengatakan bahwa perhatian khusus diberikan pada ancaman nuklir Rusia di pembangkit listrik Zaporizhzhia.

Baca Juga

"Teror yang disengaja dari pihak penyerang ini dapat memiliki konsekuensi bencana global bagi seluruh dunia. Oleh karena itu, PBB harus memastikan keamanan objek strategis ini, demiliterisasi, dan pembebasan total dari pasukan Rusia," ujar Zelenskyy melalui aplikasi pesan singkat Telegram.

Sebelumnya, Rusia mengeklaim bahwa Ukraina sedang merencanakan provokasi di pembangkit nuklir tersebut, sementara Kiev menolak tuduhan itu. Dalam pertemuan tersebut, Ukraina dan PBB sepakat melanjutkan koordinasi implementasi kesepakatan biji-bijian.

"Kami juga membahas kemungkinan arah perkembangannya, masalah deportasi ilegal dan paksa terhadap warga Ukraina, serta pembebasan personel militer dan petugas medis kami dari penahanan," kata Zelenskyy.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga melakukan kunjungan ke Lviv. Dia mengadakan pertemuan bilateral dengan Zelenskyy di Istana Potocki, juga semua aspek hubungan Turki-Ukraina di tingkat kemitraan strategis. Pembicaraan bilateral antara Erdogan dan Zelenskyy diikuti dengan pertemuan puncak trilateral dengan Sekjen PBB.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA