Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Ridwan Kamil Sebut tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Jabar

Jumat 19 Aug 2022 15:25 WIB

Red: Nur Aini

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyebutkan saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Provinsi Jabar.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyebutkan saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Provinsi Jabar.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Total desa mandiri meningkat signifikan dari 37 menjadi 1.130 desa di Provinsi Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyebutkan saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Provinsi Jabar. Padahal, di awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat ada 929 desa berstatus tertinggal.

"Jadi salah satu pencapaian, di awal menjabat kan masih ada desa tertinggal, sekarang sudah nol menurut laporan kepala dinas desa," kata Gubernur Ridwan Kamil seusai Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga

Bahkan, kata Gubernur Ridwan Kamil, total desa mandiri meningkat signifikan dari 37 menjadi 1.130 desa di Provinsi Jabar.

"Bagi kami, keberpihakan kepada desa dengan hilangnya status desa tertinggal dan sangat tertinggal dan bertambahnya desa mandiri menunjukkan pembangunan di desa merata inklusif. Salah satunya dengan program desa digital, satu desa satu perusahaan, keberpihakan anggaran, program petani milenial," kata dia.

Desa mandiri merupakan desa yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa secara mandiri untuk menyejahterakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Gubernur Ridwan Kamil berharap bertambahnya desa mandiri di Jabar menginspirasi desa lainnya dan pihaknya yakin masa depan ada di desa syaratnya adalah menguasai digital.

"Desa yang melompat ini supaya menginspirasi karena saya yakin masa depan itu adalah di desa, asal kuasai digital. Maka tinggal di desa, rezeki kota, bisnis pun mendunia," ujar Kang Emil.

Lebih lanjut ia mengatakan di satu tahun terakhir masa jabatannya, pihaknya akan memperhatikan hal yang kurang seperti kondisi jalan provinsi.

"Saya lagi memastikan salah satunya infrastruktur jalan mulus. Itu juga kan banyak komplain karena uangnya hilang karena Covid-19. Di dua tahun terakhir akan dikembalikan sehingga di akhir jabatan saya jalannya rapi-rapi, baik," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA