Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Thailand Anggap Covid-19 Flu Biasa, Satgas: Indonesia Terapkan Prinsip Kehati-hatian

Jumat 19 Aug 2022 12:01 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Friska Yolandha

Sejumlah warga berjalan di Alun-Alun Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merespons langkah pemerintah Thailand yang mengumumkan akan menganggap Covid-19 seperti flu biasa mulai Oktober 2022 mendatang.

Sejumlah warga berjalan di Alun-Alun Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merespons langkah pemerintah Thailand yang mengumumkan akan menganggap Covid-19 seperti flu biasa mulai Oktober 2022 mendatang.

Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memberlakukan kebijakan Covid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merespons langkah pemerintah Thailand yang mengumumkan akan menganggap Covid-19 seperti flu biasa mulai Oktober 2022 mendatang. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah Indonesia saat ini menerapkan prinsip kehati-hatian dalam membuat kebijakan penting terkait Covid-19.

"Prinsip kehati-hatian dan selalu berbasis data akan dilakukan pemerintah dalam membuat kebijakan penting terkait Covid-19," kata Wiku dalam keterangan persnya secara daring, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga

Karena itu, pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memberlakukan kebijakan Covid-19. Selain itu, Indonesia juga masih terus memantau perkembangan Covid-19 di tingkat nasional dan internasional.

"Indonesia selalu memantau dan memonitor keadaan Covid-19 di tingkat nasional dan internasional khususnya negara-negara tetangga di Indonesia," kata Wiku.

Karena itu, Wiku meminta masyarakat selalu memantau perkembangan Covid-19 dari pemerintah. "Dimohon selalu memantau perkembangan Covid-19 dan update dari pemerintah," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA