Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Universitas Indonesia Latih Santri Pesantren Ibad Ar Rahman Ketik Cepat Aksara Arab

Kamis 18 Aug 2022 13:33 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah

Sejumlah mahasiswa UI melatih para santri Pesantren Ibad Ar Rahman Pandeglang Banten kemampuan mengetik aksara Arab. Pelatihan ini merupakan wujud dari Pengmas UI.

Sejumlah mahasiswa UI melatih para santri Pesantren Ibad Ar Rahman Pandeglang Banten kemampuan mengetik aksara Arab. Pelatihan ini merupakan wujud dari Pengmas UI.

Foto: Dok Istimewa
Pelatihan ketik cepat aksara Arab di Pesantren Ibad Ar Rahman latih kemampuan santri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Universitas Indonesia mengadakan pelatihan rapidtyping aksara Arab di Pondok Pesantren Ibad ar Rahman, Pandeglang, Banten. 

Rapidtyping adalah aplikasi pengetikan cepat dengan teknik sepuluh jari. Dalam kegiatan ini para santri dilatih untuk menghafal letak huruf-huruf Arab pada perangkat komputer  dengan papan ketik beraksara Latin. 

Baca Juga

Kegiatan yang berlangsung pada Senin dan Selasa, 15-16 Agustus 2022 ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) Tim Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI). 

Ketua Pengmas UI, Suranta, M Hum, menjelaskan di masyarakat Indonesia, biasanya rapidtyping hanya diaplikasikan untuk pengetikan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 

Padahal, menurut dia, aplikasi ini dapat juga diterapkan untuk penulisan bahasa Arab. Ternyata masih sedikit sekali yang mengembangkan kemahiran mengetik aksara Arab. 

“Rapidtyping aksara Arab ini merupakan inovasi pembelajaran menulis bahasa Arab dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informatika,” kata dia.  

Dia menambahkan, pandemi Covid-19 sepanjang 2020-2022 ini telah memaksa dosen dan mahasiswa menggunakan perangkat komputer dan model pembelajaran daring (dalam jaringan) seratus persen. 

Ini berarti, kata dia, mahasiswa harus mengumpulkan tugas berbahasa Arab menggunakan komputer, yang papan tuts-nya beraksara Latin. 

Dengan demikian, kata dia, mahasiswa terbiasa mengetik Arab di komputer. Kini meskipun pandemi usai dan pembelajaran kembali dilakukan dengan tatap muka, kemahiran menulis aksara Arab dengan perangkat komputer harus terus dibiasakan. 

Anggota Tim Pengmas UI, Dr Ade Solihat, mengatakan meskipun pandemi telah usai, praktik baik dalam penerapan rapidtyping aksara Arab ini penting dalam mendukung era industri 4.0 dan mengimplementasikan sustainable development goals (SDGs), terutama untuk mencapai tujuan keempat, yaitu pendidikan bermutu.    

“Praktik baik ini perlu diteruskan dan ditingkatkan, dan oleh karena itu mahasiswa diajak untuk menjadi pelatih dalam program pengabdian kepada masyarakat ini,” lanjutnya. 

Pembekalan

Sebelum terjun ke masyarakat, para mahasiswa, yang terseleksi untuk ikut serta dalam kegiatan Pengmas UI ini,  mendapatkan pembekalan training of trainer (TOT). 

Kegiatan TOT diadakan selama satu bulan, bekerja sama dengan Yayasan Bahasa Arab Insani (Arabisyi), sebagai mitra. 

photo
Pesantren - (Dok Istimewa)
Menurut salah satu penggagas program, Gina Najjah Hajidah, M,Hum, keikutsertaan mahasiswa  juga merupakan implementasi dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Indonesia. 

Dia mengatakan kemahiran menulis mahasiswa perlu ditingkatkan dengan cara menjadikan mahasiswa terjun langsung sebagai pelatih rapidtyping.

Gina menambahkan, adapun peserta dari kegiatan ini adalah santri dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (SMP) dan Madrasah Aliyah (SMA). 

Kegiatan dimulai dengan  pre-test guna mengukur kemampuan awal para peserta. 

“Selanjutnya, tim melakukan proses pelatihan dan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi capaian program ini,” tutur dia.      

Baca juga: Mengapa Alquran Ajarkan Jangan Sebut Non-Muslim dengan Kafir? Ini Jawaban Prof Quraish

 

 

Ketua Yayasan Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School, Kapten H Kokoy Sukmarahjana, yang merupakan mantan pilot penerbangan Indonesia, berharap kegiatan pengmas ini tidak berhenti sampai di sini. 

Kehadiran Tim Pengmas Universitas Indonesia, menurut dia, sangat membantu memotivasi dan dapat meningkatkan daya belajar para santri.     

Tim Pengmas UI untuk kegiatan pelatihan rapidtyping aksara Arab Tim Pengmas UI ini terdiri dari pengajar Program Studi Arab yaitu   Suranta, MHum (ketua), Dr Ade Solihat, dan Gina Najjah Hajidah, M Hum anggota). 

Sedangkan peserta dari mahasiswa yaitu Rangga Ferizky Fadli, Alisha, Falza Az’zahra A, Nahla Syauva, Akmal, dan Husnan.    

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA