Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Rio Ferdinand Sebut Ada Sisi Positif dari Perseteruan Tuchel dan Conte

Selasa 16 Aug 2022 18:55 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Bek Queens Park Rangers, Rio Ferdinand.

Bek Queens Park Rangers, Rio Ferdinand.

Foto: AP Photo
Puncaknya ketika momen jabat tangan Tuchel dan Conte

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER--Mantan bek Manchester United Rio Ferdinand menilai ada sisi positif dari perseteruan keras antara pelatih Chelsea Thomas Tuchel dan pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte pada laga derbi London antara Chelsea melawan Tottenham, di Stadion Stamford Bridge, Ahad (14/8).

Ia percaya persaingan sengit itu yang membedakan Liga Inggris dengan liga lain di Eropa dan dunia.

Skor harus berakhir imbang 2-2. The Blues dua kali unggul lebih dulu namun The Lilywhite juga berhasil menyamakan kedudukan.

Tensi tinggi rupanya tak hanya terjadi di lapangan tetapi juga di pinggir lapangan antara Conte dan Tuchel.

Puncaknya ketika momen jabat tangan kedua pelatih usai laga yang berujung pertengkaran sehingga harus dipisahkan oleh wasit dan rekan-rekannya.

Keributan itu membuat pertemuan kedua akan semakin menarik dinanti. Diperkirakan pertandingan Februari 2023 nanti di Stadion Tottenham akan lebih panas.

Meski FA mendakwah Tuchel dan Conte atas dugaan perilaku tak pantas, Ferdinand justru memuji kedua pelatih itu. Ia menyebut pertemuan spektakuler tak hanya di dalam lapangan tetapi juga di luar lapangan.

"Sudah berapa kali kita di sini dan saya berteriak 'di mana gairahnya? Di mana kebenciannya? Ketidaksukaannya pada lawan? Di mana subplot untuk permainan?'," tanya Ferdinand dalam podcast Vibe with Five terbarunya dilansir dari Football London, Selasa (16/8).

Ferdinand mengatakan ketika kedua pelatih saling berhadapan maka akan menjadi cerita banyak orang. Ferdinand tak menduga tensi panas justru terjadi antar kedua pelatih.

Ferdinand melihat ada kemiripan antara perseteruan Sir Alex Ferguson dengan Arsene Wenger atau Fergusin dengan Mourinho.

"Tapi ini adalah jenis hal yang membedakan sepak bola, Liga Premier, subplot ini, persaingan kecil ini yang dibangun melalui keinginan untuk menang,” Fedinand menegaskan.

Ferdinand menilai Conte merupakan sosok yang bergairah dan mempunyai kemamuan yang tinggi. Mantan bek timnas Inggris itu melihat Chelsea tim yang lebih baik. Tetapi tim asuhan Conte penuh dengan perjuangan.

“Hasil itu adalah cerminan dari manajer. Karakter, kepribadian, dan apa yang dia tanamkan ke dalam tim ini dan itu akan mendorong mereka menjadi lebih baik dari tahun lalu,” ujarnya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA